Gubernur Ganjar membagikan "jalur mudik aman" melalui akun Instagram miliknya. Namun siapa sangka jika peta jalur mudik yang dibagikannya justru membuat netizen tertawa.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 19 Desember 2020 - 15:40 WIB
WowKeren - Agenda akhir tahun yang saat ini menjadi perhatian adalah liburan panjang. Aktivitas ini dikhawatirkan bisa memicu terjadinya lonjakan kasus corona.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun mewanti-wanti agar waktu liburan panjang akhir tahun tidak dihabiskan untuk mudik atau bepergian ke tempat lain. Sebab hal ini sangat berpotensi memperluas penyebaran virus corona.
Untuk itu, Ganjar membagikan "jalur mudik aman" melalui akun Instagram miliknya. Namun siapa sangka jika peta jalur mudik yang dibagikannya justru membuat netizen tertawa.
Pasalnya, alih-alih nama jalan atau kota/kabupaten, peta mudik yang "dirilis" Ganjar adalah peta mudik dalam rumah. Peta mudik sudah dilengkapi dengan keterangan daerah asal, persinggahan, hingga daerah tujuan.
"Perhatikan JALUR MUDIK Libur akhir tahun ini!!! Semoga panjenengan semua sehat & bahagia selalu," tulis Ganjar pada unggahan tersebut. "Siapa mau lewat sini?"
Adapun tempat tujuan yang ada pada peta tersebut meliputi kamar tidur, meja makan, dapur, ruang tamu, garasi, ruang menonton TV, kamar mandi, dan teras depan. Kamar tidur diberi warna hijau dan ditandai sebagai daerah asal. Jalur tersebut berakhir di teras depan sebagai tujuan yang ditandai dengan warna merah.
Sementara titik-titik lainnya seperti ruang TV, dapur, hingga meja makan disebutnya sebagai daerah persinggahan. Tak hanya itu, peta tersebut juga dilengkapi dengan jalur arus mudik dan arus balik yang ditandai dengan garis berwarna hijau dan biru.
Untuk jalur arus mudik, rutenya adalah bermula dari kamar tidur, meja makan, kamar mandi, ruang tamu, hingga berakhir teras depan. Kemudian jalur arus balik meliputi rute teras depan, garasi, ruang TV, dapur dan kembali ke kamar tidur sebagai daerah asal.
Sementara itu, untuk mengantisipasi penyebaran corona saat libur Nataru, Ganjar telah menyiapkan operasi yustisi. "Di rest area akan dipersiapkan tempat untuk lakukan kontrol, sehingga tak terjadi kerumunan," ujarnya, Senin (14/12).
(wk/zodi)