Tak Terdaftar Di KUA, Jane Shalimar Akui Buku Nikah Saat Akad Hanya Simbolis
Selebriti
Perceraian Jane Shalimar

Jane Shalimar syok saat tahu pernikahannya dengan Arsya Wijaya tak terdaftar di KUA. Ia pun membeberkan fakta sebenarnya soal buku nikah saat acara akad.

WowKeren - Belum lama ini pihak KUA Teluk Jambe Timur, Karawang, mengungkapkan bahwa pernikahan Jane Shalimar dan Arsya Wijaya belum resmi terdaftar secara hukum negara. Menurut Kepala Kantor KUA, H. Hamid Dulmajid, pihaknya tak pernah mengeluarkan buku nikah atas nama Cecep Adjat Sudrajat (Arsya Wijaya) dan Jane Shalimar.

Menanggapi kabar tersebut, Jane mengaku bahwa ia benar-benar tak tahu ternyata pernikahannya belum terdaftar di KUA. "Baru tahu banget ini, kemarin itu setiap kali aku tanya dia mengatakan bahwa, 'Kendalanya itu di dokumen aku nggak lengkap.' Dia selalu bilang gitu," jawab Jane Shalimar seperti dilansir dari Detik.com saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (6/1).

Jane mengaku bahwa pada saat itu yang mengurus segala persiapan untuk pernikahan adalah Arsya. "Makanya itu yang jadi pertanyaan besar juga, nggak hanya aku tapi juga di keluarga besarku karena yang memaksakan menikah di sana kan dia, yang mengurus semua persiapan segala macam kan dia," papar Jane.

Lebih lanjut, Jane kemudian menerangkan bahwa sebenarnya ia dan Arsya ingin menggelar pernikahan di salah satu masjid di Bandung. Namun mendadak di pindah ke Karawang, Jawa Barat dua minggu sebelum hari H.


"Jadi awalnya itu kan kita mau bikin di masjid ajalah sederhana, di Bandung aja, toh kan sudah menikah secara agama di bulan Oktober kan," terang Jane. "Terus pas udah dua minggu jelang hari H, tiba-tiba kan dia memindahkan ke Karawang karena nggak tahu tujuannya apa."

Jane juga menceritakan bagaimana Arsya kala itu menggampangkan dalam menyelesaikan berkas miliknya. "Waktu itu kendalanya itu ya itu, KTP-nya dia belum berstatus duda, masih kawin, tempo hari kita sempat pertanyakan, 'Ini gimana ngurusnya?' Katanya nanti ada temannya yang ngurusin," tambahnya.

Kendati begitu, buku nikah yang dipakai saat akad hanya sebatas simbolis. "Makanya pada saat akad bila itu buku yang kita pegang itu bukan buku kita gitu loh. Nggak tahu (buku siapa), jadi formalitas simbolis aja," beber Jane.

Jelang pernikahan, semua urusan surat dan berkas diserahkan kepada Arsya. "Itu urusan dia karena dia yang meyakinkan semua kelar. Makanya begitu sudah berjalan pernikahannya saya masih ingetin terus, ini suratnya tolong diurusin, dia selalu ngebalesinnya 'Dokumen aku yang kurang.' Alasannya selalu gitu," pungkas Jane.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts