PM Inggris Boris Johnson Salahkan Trump Atas Kerusuhan di Capitol
Getty Images
Dunia
Rusuh Massa Trump Duduki Capitol

Perdana Menteri Boris Johnson juga dengan tegas mengutuk orang-orang berperilaku memalukan seperti yang dilakukan oleh massa pendukung Trump di Capitol.

WowKeren - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengecam Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas kerusuhan massapendukungnya di Gedung Kongres Capitol Hill, Washington DC, pada Rabu (6/1) lalu.

Menurut Johnson, Trump turut mendorong para pendukung untuk bersikap brutal dan menerobos masuk gedung Capitol. "Sejauh dia mendorong orang untuk menyerbu Capitol dan secara konsisten meragukan hasil pemilu yang bebas dan adil, saya yakin itu sepenuhnya salah," demikian tutur Johnson, sebagaimana dilansir dari CNN.

Johnson juga dengan tegas mengutuk orang-orang berperilaku memalukan seperti yang dilakukan pendukung Trump di Capitol. "Sepanjang hidup saya, Amerika berdiri untuk membela hal sangat penting, gagasan tentang kebebasan dan demokrasi," lanjutnya.

Selain itu, Boris Johnson juga mengaku sangat senang presiden AS terpilih Joe Biden akhirnya dikukuhkan. "Sekarang telah dikonfirmasi dan dikukuhkan dengan semestinya, bahwa demokrasi telah menang."


Di sisi lain, sebagaimana diketahui, massa pendukung Donald Trump sempat menerobos Gedung Kongres Capitol Hill, Washington DC, Amerika Serikat (AS), dan membuat kerusuhan. Massa menyerbu Capitol pada saat rapat Kongres terkait finalisasi penghitungan hasil suara Pilpres AS yang memenangkan Joe Biden dilaksanakan.

Menurut sumber seorang anggota Kongres AS, petugas kepolisian pengamanan obyek vital langsung bersiaga dengan mencabut senjata api mereka ketika massa Trump hendak menerobos ke ruang sidang.

Sumber itu mengatakan para pendukung Trump terus menggedor-gedor pintu masuk ruang sidang yang dikunci.

"Petugas keamanan Kongres dan kepolisian ibu kota bersiaga dengan memegang senjata api, sementara para pengunjuk rasa terus menggedor pintu. Kami diminta mengenakan masker gas air mata dan tiarap," kata sumber itu.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts