Gandeng BUMN, Risma Bantu Pemulung Dapatkan Pekerjaan
Nasional

Dengan menjalin kerjasama bersama BUMN PT Waskita Karya yang bergerak di bidang konstruksi, Mensos Tri Rismaharini dapat memberikan pekerjaan kepada para pemulung binaan Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi.

WowKeren - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini bekerja sama dengan BUMN PT Waskita Karya yang bergerak di bidang konstruksi untuk mempekerjakan para pemulung. Secara simbolis, Risma mengantarkan 15 pemulung yang telah mendapatkan pekerjaan dari PT Waskita Karya yang tengah mengerjakan sejumlah proyek pemerintah di Depok dan Bekasi.

"Saya mewakili pemerintah dan Kemensos mengucapkan terima kasih kepada PT Waskita Karya yang telah memberikan kesempatan kepada saudara-saudara kita," kata Risma saat menyampaikan sambutannya di lokasi proyek Becakayu, Bekasi, dilansir dari Antara, Jumat (22/1). "Saya yakin mereka akan mendapatkan penghasilan yang lebih baik."

Risma turut mengantar 15 pemulung binaan Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Education Religion Bee Entertainment (ERBE) untuk bekerja di PT Waskita Karya. Dari 15 pemulung tersebut lima di antaranya Riyadi, Agus Suprijadi, Agus Hardian, Pertinatus Aunsi,dan Andri Gunawan Prasetyo merupakan binaan Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi.


Adapun 10 pemulung lainnya, yaitu Sogiandi, Hendra Kuswara, Dedi Mulyadi, Didi Kanadi, Abdullah, Achmad Faisal, Nurcholis, Zul Arsyil Mazid, Maimunah, dan Muslimin merupakan binaan LKS ERBE yang juga mitra kerja Kemensos. Saat ini mereka tinggal sementara di Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi dan mendapatkan berbagai pelatihan.

Selama menjadi pemulung, mereka rata-rata hanya mendapatkan uang sebesar Rp 30 ribu per harinya. Sehingga mereka sulit mendapatkan akses untuk tempat tinggal dan menjadikan kolong jembatan atau trotoar sebagai rumahnya. Setelah ini, mereka akan ditempatkan di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang saat ini sedang dalam proses pembangunan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sementara itu, Direktur Utama PT. Waskita Karya Destiawan Soewardjono menyambut baik kerja sama yang digagas Kemensos. "Pada intinya banyak pekerjaan di proyek Waskita Karya yang bisa dikerjakan semua orang tanpa perlu keahlian khusus. Apalagi mereka sudah dapat pelatihan di balai," kata Destiawan.

Destiawan sendiri akan menyesuaikan penempatan kerja para pemulung dengan pengalaman dan keahlian yang mereka miliki agar mudah beradaptasi dengan pekerjaan di lapangan. Pekerjaan mereka juga akan dievaluasi, apabila hasilnya bagus maka tim proyek akan mengajak mereka kembali bekerja di proyek selanjutnya.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts