Ogah Jalani Anal Swab, Warga Tiongkok Pilih Tak Mudik Saat Imlek
Dunia

Melalui jajak pendapat di Weibo yang merupakan salah satu platform media sosial terpopuler di Tiongkok, menunjukkan 80 persen netizen lebih memilih untuk tetap tinggal di rumah ketika liburan Tahun Baru Imlek.

WowKeren - Pandemi COVID-19 membuat warga Tiongkok memilih untuk berdiam diri di rumah saat liburan Tahun Baru Imlek. Apalagi setelah otoritas setempat memperkenalkan anal swab sebagai pilihan metode mendeteksi virus Corona.

Hal ini diketahui melalui jajak pendapat di Weibo yang merupakan salah satu platform media sosial terpopuler di Tiongkok, menunjukkan 80 persen netizen tidak bisa menerima anal swab sebagai metode tes Corona. Mereka memilih tidak liburan daripada harus menjalani tes tersebut.

"Semua orang yang terlibat akan merasa malu,"kata seorang pengguna Weibo dilansir dari Taiwanenglishnews, Selasa (2/2).

"Tidak bahaya sih, tapi ini sangat melecehkan," tulis pengguna yang lain. "Setelah melihat poster resmi, saya pilih tidak pulang kampung untuk tahun baru," sahut netizen lainnya.


Tradisi pulang kampung saat tahun baru Imlek berpotensi memicu mobilitas manusia dalam jumlah besar. Beberapa kalangan menyebutnya migrasi tahunan terbesar di dunia.

Pemerintah Tiongkok khawatir apabila ada satu kasus yang tidak terdeteksi akan memicu kasus 'super-spreader' atau penularan ke banyak orang dari satu sumber. Karenanya, pemerintah menyetujui penggunaan metode anal swab test untuk meningkatkan screening.

"Jika kita tambahkan anal swab test, ini bisa meningkatkan identifikasi pasien yang terinfeksi," kata Li Tongzeng dari You'an Hospital di Beijing, kepada China Central Television.

Sebelumnya, otoritas kesehatan setempat menggunakan metode tes swab melalui anal ini kepada mereka yang dianggap berisiko tinggi tertular virus SARS-CoV-2. Caranya dengan memasukkan stick sepanjang 3-5 cm dengan ujung kapas ke dalam dubur, lalu diputar beberapa kali untuk mendapatkan sampel. Hasil swab lalu dimasukkan dalam tempat khusus untuk diperiksa dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait