Rosa Meldianti Laporkan GF Atas Kasus Dugaan Pornografi, Ternyata Sosok yang Pernah Dekat?
WowKeren/Fernando
Selebriti

Rosa Meldianti melaporkan GF ke Polres Metro Jakarta Selatan atas kasus dugaan pornografi. Ketika disinggung apakah GF adalah sosok yang pernah dekat dengannya, begini jawaban Meldi.

WowKeren - Rosa Meldianti bersama tim kuasa hukumnya melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan. Ketika ditemui WowKeren, Meldi bersama pengacara Yubylate Pandango dan Ichwan Tony mengaku melaporkan seorang aktor dengan inisial GF atas dugaan kasus pelanggaran pornografi.

"Saya habis bikin laporan pengaduan tentang dugaan pornografi," kata Meldi, Kamis (11/3). "(Yang dilapor) inisial GF."

Ketika ditanya apakah GF merupakan sosok yang sempat dekat dengannya, begini jawaban Meldi. "Biasa saja sih," jawab Meldi singkat, sebelum melanjutkan bahwa kasus ini merupakan kasus lama yang kembali ramai beberapa waktu belakangan.

Soal laporan ini, menurut pengacara Yubylate Pandango bermula dari keresahan lantaran sang aktor malah tak memberi contoh yang baik kepada masyarakat. "Kami sangat menyayangkan ada seorang aktor dan aktris yang betul-betul tidak menjaga wibawa dia sebagai seorang aktor. Harusnya dia memberikan motivasi contoh yang baik kepada masyarakat," ujar Yubylate.


Hal senada juga disampaikan pengacara Ichwan Tony. Ia menekankan Meldi hanya beritikad baik untuk mencegah kabar ini menjadi gosip yang berkembang lebih luas.

"Jadi dari pihak Meldi sebagai pelapor melihat konten ini meresahkan, karena bisa dilihat khalayak umum. Jadi atas itikad, niat baik Meldi, agar ini tidak tersebar atau gosip kemana-mana akhirnya beliau sendiri datang ke Polres Jakarta Selatan untuk melaporkan yang diduga berinisial GF," tutur Ichwan.

Ichwan membeberkan sejumlah barang bukti yang dibawanya, seperti flashdisk, link terkait, tangkapan layar video terkait, hingga 2 orang saksi. Melaporkan dengan sejumlah pasal, tak main-main, menurut Ichwan GF bisa menghadapi hukuman 6 bulan hingga 12 tahun penjara.

"Nanti kami serahkan penyidik di sini soal prosesnya," imbuh Ichwan. "Karena bukti-bukti sudah kami sampaikan sama pihak penyidik tinggal dari pihak penyidik bagaimana menindaklanjutinya."

Meldi pun menandaskan, bahwa laporannya ini semata demi meredam rasa khawatir video asusila tersebut bisa tersebar ke semua orang. "Ada lah satu link gitu saya melihat video asusila itu dan bisa diakses sama semua orang," pungkasnya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts