Terinspirasi dari Disneyland, Ini 7 Fakta Menarik TMII yang Kini Diambil Alih Negara
Instagram/xmonstermayax
SerbaSerbi

TMII merupakan taman wisata bertema budaya Indonesia dengan luas 150 hektare yang terletak di Jakarta Timur. Destinasi ini memiliki Anjungan daerah dan 16 museum.

WowKeren - Negara telah secara resmi mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah melalui Kementerian Sekretariat Negara. Selama 44 tahun ini, TMII dikelola oleh Yayasan Harapan Kita, yang mana yayasan ini didirikan oleh istri Presiden ke-2 RI Soeharto, yakni Tien Soeharto.

TMII merupakan taman wisata bertema budaya Indonesia dengan luas 150 hektare yang terletak di Jakarta Timur. Selain itu, beberapa taman rekreasi yang bisa dikunjungi adalah Istana Anak-Anak Indonesia, Taman Among Putro, Desa Wisata, hingga sejumlah taman yang menunjukkan keanekaragaman flora dan fauna Indonesia.

Taman wisata ini menjadi salah satu destinasi hiburan populer di kawasan Ibu Kota yang tak pernah sepi pengunjung. Taman wisata ini merupakan destinasi yang tepat bagi masyarakat yang menginginkan wisata berbasis edukasi dan budaya. Bagi kamu yang penasaran, yuk simak fakta-fakta menarik TMII berikut ini.

(wk/zodi)

1. Terinspirasi dari Disneyland


Terinspirasi dari Disneyland
Instagram/infiatravel

TMII lahir dari gagasan Ibu negara yang tercetus pada sebuah pertemuan di Jalan Cendana no. 8 yang diselenggarakan pada 13 Maret 1970 silam. Menurut informasi dari Hostoria, gagasan itu muncul usai Ibu Negara berkunjung ke Thai-in-Miniature di Thailand dan Disneyland di Amerika Serikat.

Dua tempat yang dikunjunginya itu tak hanya memamerkan namun juga mempromosikan kebudayaan, sosial, pendidikan, ekonomi, dan pariwisata dari kedua negara tersebut. Berangkat dari sini, Tien Soeharto juga ingin menyajikan keanekaragaman kebudayaan Indonesia dalam sebuah taman besar.

2. Berusia Hampir Setengah Abad


Berusia Hampir Setengah Abad
Instagram/agung_rachman

TMII mulai dibangun pada tahun 1972 dan baru diresmikan 3 tahun setelahnya, yakni pada April 1975. Adalah Tien Soeharto yang memiliki gagasan untuk membangun taman rekreasi yang menggambarkan keindahan dan keberagaman Indonesia. Taman rekreasi ini diharapkan mampu membangkitkan rasa bangga dan cinta terhadap Tanah Air.

Sementara itu, kondisi topografi TMII tidak rata alias berbukit. Namun hal ini justru dimanfaatkan oleh perancangnya untuk menciptakan bentang alam dan lanskap yang kaya dan menggambarkan berbagai jenis lingkungan hidup di Indonesia.

3. Pembangunan Sempat Tuai Protes


Pembangunan Sempat Tuai Protes
Instagram/bagasfeka

Proses pembangunan TMII juga bukan tanpa halangan. Mahasiswa maupun kalangan intelektual sempat menentang rencana pembangunan ini. Meskipun berlabel "mini" namun proyek pembangunan tersebut bernilai sekitar Rp10,5 miliar.

Rencana ini dianggap hanya akan menghambur-hamburkan uang karena tidak bermanfaat untuk masyarakat. Terlebih lagi saat itu sebagian besar masyarakat sedang dilanda kemiskinan. Namun pada akhirnya proyek tetap dilanjutkan hingga menghasilkan TMII yang kita ketahui sekarang ini.

4. Maskotnya Diambil dari Tokoh Pewayangan


Maskotnya Diambil dari Tokoh Pewayangan
Instagram/agung_rachman

Selain logo yang terdiri dari huruf TMII, taman wisata edukasi ini juga memiliki maskot yang sangat populer. Maskot tersebut berupa tokoh pewayangan yang bernama Nitra atau Anjani Putra dari Hanoman. Hanoman atau Anoman adalah salah satu dewa dalam kepercayaan umat Hindu yang juga ada dalam kisah Ramayana.

Maskot Nitra sendiri diresmikan oleh Tien Soeharto pada tahun 1991, atau saat TMII genap berusia 16 tahun. Alasan TMII memilih Nitra sebagai maskotnya adalah karena karakter ini mencerminkan budi luhur, suri teladan, dan idola para generasi muda.

5. Ada Al-Quran Terkecil se-Indonesia


Ada Al-Quran Terkecil se-Indonesia
Instagram/airyindonesia

Di TMII, kamu juga bisa melihat Al-Quran terkecil yang ada di Indonesia. Kitab suci umat Islam ini berada di Museum Bayt Al Quran. Mushaf tersebut merupakan hibah dari Istanbul, Turki. Al-Quran yang super mungil itu diletakkan pada wadah kotak seperti tempat cincin.

Ditulis oleh Sayid Muhammad Abdul Latif yang berasal dari Arab Saudi, mushaf tersebut diterbitkan sekitar tahun 1980. Disebut terkecil bukan tanpa alasan, karena Al-Quran itu hanya berukuran sekitar 1 hingga 1,5 cm sehingga perlu kaca pembesar jika benar-benar ingin membacanya dengan nyaman.

6. Punya 16 Museum yang Bisa Dikunjungi


Punya 16 Museum yang Bisa Dikunjungi
Instagram/abyabednego

TMII disebut taman wisata berbasis edukasi bukan tanpa alasan. Di sini, terdapat 16 museum yang bisa kamu kunjungi. Museum ini menyajikan informasi seputar sejarah, budaya, flora dan fauna serta teknologi Indonesia. Misalnya Museum Indonesia, museum 3 lantai ini menyimpan berbagai koleksi kesenian dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ada juga Museum Olahraga yang menampilkan berbagai alat olahraga dan penghargaan para atlet yang pernah mengharumkan nama bangsa. Bagi kamu yang suka melihat keanekaragaman fauna, ada Museum Komodo dan Taman Reptil serta Museum Serangga dan Kupu-Kupu. Sedangkan di Museum Pusaka, kamu bisa melihat koleksi senjata tradisional.

7. Mewakili Keberagaman Suku Bangsa Indonesia


Mewakili Keberagaman Suku Bangsa Indonesia
Instagram/agung_rachman

Alasan lain yang membuat TMII unik adalah di sini terdapat Anjungan Daerah yang mewakili suku-suku bangsa yang berada di 33 Provinsi Indonesia. Anjungan-anjungan ini dibangun di sekitar danau yang juga tak kalah uniknya. Danau ini dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai miniatur mini kepulauan Nusantara.

Tak hanya menampilkan bangunan khas suatu daerah, Anjungan Daerah juga menampilkan baju, pakaian adat, busana pernikahan, baju tari, senjata khas, hingga perabot sehari-hari dari masing-masing daerah. Menariknya lagi, di anjungan ini kamu bisa menonton pertunjukan musik maupun tarian tradisional dan berbagai upacara adat.

Itulah tadi beberapa fakta menarik mengenai TMII. Bagi kamu yang suka wisata sejarah, tak ada salahnya mengunjungi benteng-benteng peninggalan zaman penjajahan, seperti yang ada di artikel ini. Simak juga tempat indah di Tanah Air namun menyimpan sejarah kelam di sini, ya.

You can share this post!

Related Posts