Suka Wisata Sejarah? Yuk, Napak Tilas ke 7 Benteng Peninggalan Era Kolonial Berikut Ini
Instagram/jumatrebo
Travel

Perjalanan sejarah Indonesia di masa lampau cukup panjang sehingga tak mengherankan jika banyak terdapat monumen atau benteng yang erat hubungannya dengan masa penjajahan.

WowKeren - Selain wisata alam, artefak maupun bangunan peninggalan sejarah masa lalu juga tak kalah menarik untuk dikunjungi. Bangunan-bangunan bersejarah telah menjadi saksi bisu atas peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau.

Di Indonesia sendiri, banyak destinasi wisata yang siap memanjakan kalian para pecinta sejarah masa lalu. Tak hanya candi, namun juga benteng. Di Tanah Air, ada banyak benteng peninggalan era penjajahan yang menyimpan segudang informasi.

Hal ini mengingat sejarah perjuangan bangsa Indonesia sendiri di masa lampau yang cukup panjang. Sehingga tak mengherankan jika banyak terdapat monumen atau benteng yang erat hubungannya dengan masa penjajahan. Jika kamu penasaran dan tertarik, berikut benteng peninggalan masa lalu yang bisa kamu kunjungi.

(wk/zodi)

1. Benteng Vredeburg, Yogyakarta


Benteng Vredeburg, Yogyakarta
Twitter/b_vredeburg

Berbicara mengenai destinasi wisata, kota yang satu ini seakan tak pernah lepas dari bahasan. Dikenal sebagai Kota Budaya, Yogyakarta menawarkan banyak destinasi wisata yang sarat akan nilai sejarah. Sebut saja Benteng Vredeburg.

Benteng yang terletak di depan Kraton Kesultanan Yogyakarta ini dulunya dibangun sebagai pusat pemerintahan dan pertahanan Belanda. Dikelilingi parit, benteng berbentuk persegi yang erat kaitannya dengan lahirnya Kesultanan Yogyakarta ini memiliki empat menara pantau di masing-masing sudutnya.

2. Benteng Belgica, Maluku


Benteng Belgica, Maluku
Instagram/hellohendry

Benteng Belgica sangat cocok untukmu yang ingin berburu spot eksotis dengan latar belakang bangunan bersejarah namun juga lanskap alam yang memukau. Benteng Belgica yang terletak di Banda Neira terkenal akan pemandangannya yang indah. Benteng ini dibangun oleh bangsa Portugis pada abad 16.

Lalu beberapa waktu setelahnya, di lokasi yang sama dibangun benteng VOC. Benteng ini dulunya dibangun untuk menghadapi masyarakat Banda yang menentang monopoli perdagangan pala oleh VOC. Pada tahun 1796, benteng ini berhasil direbut oleh Inggris yang kemudian menguasai Banda.

3. Benteng Speelwijk, Banten


Benteng Speelwijk, Banten
http://banten.travel/

Benteng Speelwijk terletak tak jauh dari Masjid Agung Banten. Dibangun sekitar abad 16-17, pada zaman dahulu Fort Speelwijk digunakan sebagai Menara Pemantau yang berhadapan langsung ke Selat Sunda.

Benteng ini juga digunakan sebagai tempat penyimpanan meriam dan alat pertahanan. Letak benteng ini cukup strategis karena berada di delta sungai. Konon, benteng ini dibangun untuk menghindarkan Banten dari serangan penjajah yang masuk dari kawasan laut.

4. Benteng Marlborough, Bengkulu


Benteng Marlborough, Bengkulu
Instagram/baka.neko.baka

Beralih ke Pulau Sumatera, ada Benteng Marlborough yang berlokasi di Bengkulu. Benteng ini didirikan pada tahun 1714-1717 sebagai benteng pertahanan Inggris. Pernah dibakar oleh rakyat Bengkulu, benteng ini terus berfungsi hingga masa Hindia Belanda.

Hal ini berlanjut hingga masa penjajahan Jepang (1942-1945) dan perang kemerdekaan RI. Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan ini dulunya difungsikan sebagai barak, penjara, dan kantor. Benteng ini memiliki 72 meriam sebagai pertahanan. Bangunan benteng ini menyerupai bentuk kura-kura.

5. Benteng Rotterdam, Makassar


Benteng Rotterdam, Makassar
Instagram/safarchmd

Dikenal juga sebagai Fort Rotterdam, benteng yang terletak di Jalan Ujung Pandang ini merupakan peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo. Benteng ini pada zaman kolonial, digunakan oleh pemerintah Belanda sebagai pusat penampungan rempah-rempah dari Indonesia bagian Timur.

Tak hanya itu, benteng yang oleh penduduk setempat disebut sebagai Benteng Panyyua ini juga digunakan sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan berbagai macam aktivitas selama 200 tahun oleh Belanda. DI kompleks ini juga terdapat museum yang berisi informasi sejarah Makassar.

6. Benteng Van Den Bosch, Ngawi


Benteng Van Den Bosch, Ngawi
Instagram/farisnuuruddin

Beralih ke Ngawi, Jawa Timur, ada Benteng Van Den Bosch yang letaknya sangat strategis, yakni berada di sudut pertemuan Sungai Bengawan Solo dan Sungai Madiun. Pada saat dibangun dulu, posisi benteng ini sengaja dibuat lebih rendah dari tanah sekitarnya sehingga dari luar  terlihat terpendam.

Tak ayal jika benteng ini juga dikenal dengan nama Benteng Pendem. Di dalam benteng ini terdapat makam K.H Muhammad Nursalim, yaitu salah satu pengikut Pangeran Diponegoro yang ditangkap oleh Belanda dan dibawa ke benteng ini. Ia dikenal sebagai orang pertama yang menyebarkan agama Islam di Ngawi.

7. Benteng Pendem Ambarawa, Semarang


Benteng Pendem Ambarawa, Semarang
Instagram/alrasid92

Berlokasi di Kelurahan Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, benteng ini pernah difungsikan sebagai penjara saat masa penjajahan Jepang. Benteng yang juga dikenal dengan nama Willem I ini menawarkan spot yang Instagrammable yang hampir tak pernah sepi pengunjung.

Selain itu, sebelum zaman penjajahan dimulai, sudah banyak terdapat kerajaan yang tersebar di seluruh nusantara. Tak heran jika ada banyak candi yang masih ada hingga sekarang sebagai peninggalannya. Sebut saja Candi Borobudur yang megah.

Kalau kamu berkunjung ke candi yang menjadi warisan budaya ini, jangan lupa juga jelajahi destinasi eksotik di sekitarnya yang tak kalah menarik. Intip juga istana peninggalan sejarah berikut ini yang akan sangat sayang sekali jika dilewatkan.

You can share this post!

Related Posts