Bos Amazon Jeff Bezos Luncurkan Paket Tur Luar Angkasa Mulai Juli, Kena Harga Berapa?
Unsplash/NASA
Dunia

Jeff Bezos lewat perusahaannya, Blue Origin, akan meluncurkan paket perjalanan luar angkasa dengan roket New Shepard yang sudah dirancang untuk membawa 6 penumpang sekaligus.

WowKeren - Jalan-jalan ke luar kota atau luar negeri? Tampaknya sudah menjadi hal yang biasa ya. Bagaimana jika pergi berwisata ke luar angkasa?

Inovasi itulah yang disediakan penyedia jasa wisata luar angkasa Blue Origin milik bos Amazon, Jeff Bezos. Pria terkaya di dunia itu berencana meluncurkan kloter pertama paket tur luar angkasanya pada 20 Juli 2021 mendatang.

Lantas berapa harga yang harus dibayarkan untuk menikmati paket wisata antimainstream ini? Rupanya untuk perjalanan pertama ini tidak diberi patokan harga, melainkan bisa ditebus dengan sistem lelang.

Lelang daring secara tertutup akan dilakukan sampai Rabu (19/5) mendatang. Nilai lelangnya pun disebut bisa mencapai USD50.000 (setara Rp717 juta). Lelang bisa ditingkatkan dengan tambahan informasi peserta lelang serta deposit senilai USD10.000 (setara Ro143 juta).


Lalu lelang baru akan dibuka ke publik oleh Blue Origin mulai 19 Mei 2021 sampai puncaknya pada 12 Juni. "Kami melelang kursi pertama (wisata luar angkasa) dan keuntungannya didonasikan ke organisasi Club for the Future," ujar Blue Origin dalam videonya, dikutip dari CNBC, Kamis (6/5).

Disebutkan bahwa New Shepard dirancang membawa 6 orang sekaligus pada setiap kali peluncuran. Uji peluncuran sebelumnya menunjukkan bagian kapsul pesawat luar angkasa itu bisa mencapai ketinggian lebih dari 340 ribu kaki atau sekitar 100 kilometer lebih.

Kapsul New Shepard dilengkapi dengan jendela-jendela berukuran besar yang bisa menunjukkan pemandangan luar biasa bagi penumpangnya. Dan setelah menghabiskan beberapa menit dalam kondisi nol gravitasi, New Shepard akan kembali ke Bumi.

Sampai saat ini New Shepard belum pernah diluncurkan dengan mengangkut manusia. Blue Origin namun sudah berkali-kali menjajal peluncuran roket dan kapsul tanpa kru.

Roket diluncurkan secara vertikal, dengan booster yang kemudian terlepas dan kembali ke tanah, tepatnya di dekat landasan beton. Sementara itu kapsul meluncur ke angkasa, menghabiskan waktu beberapa menit di sana, kemudian kembali ke Bumi yang akan diperlambat dengan parasut sebelum mendarat perlahan di gurun.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts