Bukan Materi, Begini Arti Kemewahan Bagi Seorang Ernest Prakasa
Instagram/ernestprakasa
Selebriti

Ernet Prakasa dikenal sebagai salah satu selebriti Tanah Air yang vokal terhadap sejumlah masalah sosial maupun politik. Ketertarikannya tersebut agaknya ikut mengubah cara pandang Ernest terhadap arti kemewahan.

WowKeren - Bagi sebagian besar orang, arti kemewahan agaknya selalu erat kaitannya dengan sejumlah materi maupun barang mewah. Namun bagi seorang Ernest Prakasa, barang mewah tersebut tidak begitu penting baginya.

Ernest Prakasa bahkan menolak konsep kemewahan yang berkaitan dengan materi mewah. "Kemewahan itu bukan cuma jalan-jalan pake helikopter, atau mengoleksi mobil yang harganya milyaran," kata sutradara film "Cek Toko Sebelah" tersebut melalui akun Instagram-nya pada Kamis (6/5).

Pria keturunan Tionghoa ini rupanya lebih memfokuskan kemewahan terhadap kebahagiaan bukan materi. Lebih lanjut, Ernest pun menjabarkanya konsep kemewahan ala dirinya.

"Bisa bekerja di rumah tanpa harus pergi meninggalkan keluarga, itu kemewahan," imbuh Ernest Prakasa. "Bisa menenangkan diri dengan melakukan swab secara rutin, itu kemewahan."


Tak hanya itu saja bagi pria kelahiran Jakarta, 29 Januari 1982 ini, mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bakat pun termasuk sebuah kemewahan yang tak banyak orang bisa memilikinya. Lebih rinci, Ernest meminta seluruh followers-nya untuk bisa mensyukuri hidup tanpa memandang kemewahan milik orang lain.

"Bisa bekerja sesuai passion, tanpa harus mengorbankan kebahagiaan demi bisa bertahan hidup, itu kemewahan," ungkapnya. "Nikmati, tanpa perlu merasa bersalah. Tapi sadari, bahwa bagi banyak orang, itu semua istimewa."

Pendapat Ernest ini rupanya langsung dibenarkan oleh Ferry Salim dan Morgan Oey. Kedua selebriti Tanah Air ini terlihat mengomentari unggahan milik Ernest tersebut. Mereka kompak mengaku satu suara dengan pendapat yang tulis oleh Ernest.

Sementara warganet, tampak setuju dengan pendapat Ernest Prakasa. Mereka bahkan tak sungkan untuk menjadikan tulisan tersebut sebagai pengingat diri.

"Benar sekali,, mari saling berempati," tulis @rak*****. "Setiap ada acara buka bersama gua selalu naik motor, karena empati, karena buka bersama itu untuk mengenang cerita masa lalu, bukan untuk pamer keberhasilan masa kini," komentar @wis*****. "Iya ya ko, mewah itu luas & relatif, tergantung siapa yg melihatnya," kata @way*****.

(wk/Zahi)

You can share this post!

Related Posts