Anti Jaim, Ini Alasan Jessi Suka Bicara Blak-Blakan di TV
Instagram/jessicah_o
TV

Saat menjadi bintang tamu di acara 'Joy of Conversation 3' pada Kamis (20/5), Jessi mengungkap alasannya suka menggunakan kata vulgar dan berperilaku agresif di televisi. Seperti apa?

WowKeren - Jessi (Jessica H.o.) dikenal sebagai salah satu publik figur yang berjiwa bebas dan selalu tampil apa adanya. Karena itulah ia tak ragu menggunakan kata-kata vulgar saat syuting berbagai program televisi.

Saat menjadi bintang tamu di acara KBS "Joy of Conversation 3" pada Kamis (20/5), Jessi menyampaikan pemikiran jujur tentang kepribadiannya yang blak-blakan. Ia mengaku tak terlalu menjaga imej (jaim) asal yang dilakukannya tidak salah.

Jessi berkata, "Aku tidak terlalu peduli dengan hal-hal semacam itu. Itu hanya kata-kata alami dan tidak ilegal untuk mengatakannya di siaran televisi." Dia kemudian memberi contoh kata-kata yang tak biasa tersebut seperti "menstruasi", "payudara" dan lain sebagainya.


Pelantun "NUNU NANA" ini mengungkapkan bahwa dia ingin menjalani hidup secara bebas dan cenderung melakukan apa yang dihindari orang lain. Sebab dengan begitu, Jessi merasa lebih hidup.

"Aku berharap orang-orang akan lebih terbuka. Orang-orang mengkritikku karena menggunakan pakaian renang di foto-fotoku. Aku adalah tipe yang ingin melakukan sesuatu yang justru tak boleh kulakukan," ungkapnya.

Dia melanjutkan, "Tentu saja, itu bukan hal-hal yang buruk. Jika seseorang berkata aku tidak boleh menggunakan pakaian yang terlalu terbuka, aku akan berpakaian lebih seksi. Ini adalah hidupku!".

Jessi juga berbicara tentang orang-orang yang mengkritik penampilan fisiknya. "Belakangan ini, orang-orang mengkritik bibirku terlalu tebal. Namun, siapa yang peduli? Aku menyukainya, jadi apa masalahmu? Ini adalah wajahku. Tidak apa-apa selama aku menyukainya," papar wanita 32 tahun tersebut.

Kendati demikian, Jessi juga memiliki banyak penggemar yang selalu memberi dukungan untuknya. "Baru-baru ini ada banyak lansia yang bertemu denganku dan mengatakan bahwa mereka ingin anak-anaknya menjadi sepertiku. Bukan sekali dua kali, tapi aku mendengarnya ke manapun aku pergi. Jadi aku merasa telah melakukan sesuatu yang baik," pungkasnya.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts