Ngaku Tak Kepikiran Maju Jadi Capres, Mensos Risma: Aku Enggak Punya Duit
Instagram/tri.rismaharini
Nasional

Risma termasuk dalam jajaran 10 besar kandidat Capres dengan elektabilitas tinggi. Dalam survei elektabilitas ARSC misalnya, Risma menduduki peringkat ketujuh dengan perolehan 3,97 persen.

WowKeren - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengungkapkan bahwa dirinya tidak terpikir untuk maju sebagai calon Presiden (Capres) di Pemilu 2024 mendatang. Diketahui, Risma termasuk dalam jajaran 10 besar kandidat Capres dengan elektabilitas tinggi.

"Enggak enggak, aku enggak kepikir," ujar Risma di Kompleks DPR RI pada Senin (24/5). "Aku enggak punya duit dan aku enggak kepengin."

Mantan Wali Kota Surabaya tersebut enggan memberikan tanggapan terkait hubungan Puan Maharani dan Ganjar Pranowo yang kini memanas. Diketahui, Puan, Ganjar, dan Risma sama-sama merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Enggak tahu aku, enggak tahu," kata Risma. Ia bergegas sembari mengaku terlambat karena ada agenda di Istana Kepresidenan.

Sebagai informasi, baik Risma maupun Ganjar kerap masuk dalam bursa Capres 2024. Dalam survei elektabilitas Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) yang digelar pada 26 April-8 Mei 2021 lalu misalnya, Risma menduduki peringkat ketujuh dengan perolehan 3,97 persen.


Risma menjadi kandidat wanita yang memiliki elektabilitas tertinggi, bahkan melebihi Puan Maharani. Sedangkan dalam survei yang sama, Ganjar menduduki peringkat ketiga dengan perolehan 11,25 persen.

Di sisi lain, internal PDIP tampaknya juga tengah menghadapi gejolak. Ganjar dinilai PDIP terlalu ambisius dalam maju di Pilpres 2024.

Ganjar bahkan sengaja tak diundang ke acara di Kantor DPD PDIP Jawa Tengah yang dihadiri langsung oleh Puan Maharani. Menurut Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto, Ganjar sudah menjadi "orang yang sok" hingga tak lagi mengindahkan arahan dan aturan PDIP, sehingga ia dianggap tak perlu diundang ke acara partai.

Hal tersebut lantas membuat banyak pihak mengasumsikan bahwa ada perseturuan antara Ganjar dengan PDIP. Terkait isu ini, Ganjar enggan memberikan banyak komentar.

"Lho kaya ngono kok ditakokke (seperti itu saja kok ditanyakan)," terang Ganjar kepada wartawan, Senin (24/5). "Aku ki wong Jawa kok ya (Aku ini orang Jawa kok) kader."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts