Disinggung Tak Berjodoh dengan Kaesang Pangarep, Felicia Tissue: Ini Masalah Etika
Instagram/feliciatissue
Selebriti
Pacar Baru Kaesang

Felicia Tissue geram dengan komentar-komentar yang menyudutkannya terkait hubungan dengan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep. Begini klarifikasi Felicia Tissue.

WowKeren - Felicia Tissue mengungkap kronologi menghilangnya Kaesang Pangarep dari kehidupannya setelah mengajak menikah. Segala upaya dilakukan Felicia, bahkan sang nenek sampai mengunjungi Istana Bogor untuk menemui Presiden Joko Widodo dan meminta kejelasan.

Namun hasilnya nihil, Kaesang dan keluarga sama sekali tidak memberikan pernyataan apapun. Kini Felicia perlahan mulai bangkit dari keterpurukan pasca hubungannya dengan Kaesang selama 5 tahun harus berakhir.

"Beberapa bulan sudah berlalu dan saya berusaha untuk membangkitkan diri dan menjalankan hidup baru saya," tutur Felicia melalui vlognya yang dibagikan pada Rabu (26/5).

Felicia juga menyayangkan sikap diam keluarga Kaesang yang membuat warganet bebas melontarkan komentar kurang menyenangkan. Bahkan salah satu warganet telah dilaporkan Felicia karena sudah sangat keterlaluan.

"Dengan tidak adanya etika baik dari Bapak Jokowi dan keluarga, telah memberikan peluang untuk orang-orang di sosial media untuk menggoreng dan menghujat keluarga saya," beber Felicia. "Secara ras, agama, suku, kewarganegaraan, dan juga menggunakan kata-kata kotor yang merendahkan harga diri saya sebagai wanita."


Felicia kemudian meminta Presiden Jokowi membayangkan apabila hal serupa dialami anak atau cucu perempuannya. Lebih lanjut, Felicia menegaskan sikapnya dan keluarga bukan masalah jodoh atau tidak berjodoh seperti yang banyak ditudingkan publik.

"Saya ingin tegaskan, ini bukan masalah jodoh atau tidak berjodoh," kata Felicia. "Tapi masalah etika dalam penyelesaian masalah kekeluargaan."

"Saya ingin menjalani hidup saya dengan legowo tanpa selalu diusik," tambahnya. "Karena tidak ada penyelesaian baik dari pihak beliau maka saya harus bicara dengan sebenar-benarnya kepada publik agar saya dan keluarga tidak dipertanyakan lagi satu per satu."

Seolah menyayangkan sikap Kaesang, Felicia menyinggung seorang pria yang seharusnya melindungi wanita. Terakhir, Felicia mengutip pernyataan Gusdur yang ia kagumi "'Pancasila dan konstitusi begitu mudah diucapkan oleh para elit dan penguasa, namun mengapa mereka begitu sulit melaksanakannya'."

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts