Sudah 15 Hari, Begini Alasan Tya Ariesta Masih 'Betah' Jalani Isolasi Mandiri
Instagram/tya_ariestya
Selebriti
Seleb vs Corona

Tya Ariestya bersama anak-anak menjalani isolasi mandiri sejak dinyatakan COVID-19 sebelumnya. Sudah dua pekan lebih, Tya Ariestya mengungkapkan alasannya masih 'betah' isoman.

WowKeren - Tya Ariestya dan anak-anak serta kedua pengasuh sudah menjalani isolasi mandiri 15 hari lamanya. Mereka sekeluarga terpapar COVID-19 dan kini masih harus melakukan pengobatan untuk segera sembuh dan beraktivitas normal.

Lewat akun Instagram-nya, Tya Ariestya membuat postingan yang mengabarkan kondisi terbarunya bersama anak-anak. Selain membahas tentang upayanya agar sembuh, ia mengungkapkan alasan masih "betah" menjalani isolasi mandiri kendati sudah lewat 10 hari. Tak lupa ia mengunggah foto dirinya bersama anak-anak sedang berinteraksi dengan sang ayah meski terhalang kanca jendela.

"Hari ke 15 Isoman. Masih dadah2 an di kaca sama Ayah nya anak2. Semangat buat Temen2 diluar sana yg juga lagi terpapar covid, yg lagi isoman, Mungkin banyak yg nanya obat nya apa? Vitamin nya apa? Tambahan boosternya apa? Rutinitasnya ngapain aja?" tulis Tya Ariestya pada postingan Minggu (18/7).

Tya Ariestya lantas menjelaskan bahwa konsumsi obat harus berada di bawah pengawasan dokter. Ia menekankan bahwa hal itu bukanlah anjuran, melainkan keharusan. Untuk pengobatan gratis, ia meminta followers-nya membagikan informasi lewat kolom komentar agar bisa saling membantu sesama pasien positif.

Selanjutnya Tya Ariestya menambahkan bahwa jika seseorang mampu berobat mandiri maka bisa pergi ke rumah sakit. Atau memanfaatkan teknologi telemedicine, yaitu berkonsultasi secara daring dengan dokter melalui aplikasi khusus. Untuk yang satu ini ia juga meminta agar followers-nya berbagi informasi lebih lanjut.


"Yg menentukan obat yg tepat adalah DOKTER,bukan google,bukan temen yg udah sembuh dari Covid, krn tentu nya tiap org bs beda2 pengobatannya atau bs jg sama, jd jgn main dokter2 an ya 🤣," tambahnya.

Selain obat, lamanya isolasi mandiri juga ditentukan oleh dokter. Itulah mengapa Tya Ariestya masih menjalani isolasi mandiri hingga lebih dari dua pekan meski kini kebanyakan pasien bergejala ringan hanya melakukan 10 hari. Ia menambahkan bahwa hasil PCR bukanlah patokan untuk selesai isolasi mandiri.

Kemudian Tya Ariestya mengutarakan rasa syukurnya karena sejauh ini dirinya beserta anak-anak masih berada dalam pengawasan dokter. Selain itu, ia tidak perlu khawatir soal biaya karena sudah ditutup oleh asuransi swasta dengan harapan mengurangi beban pemerintah. Sebagai informasi tambahan, ia menyarankan kontak klinik yang sudah melayani telemedicine dengan biaya terjangkau.

"Bismillah Saling bantu, saling mendoakan , saling support, Kondisi covid 19 memang sedang tidak baik2 saja! tetep sebisa mungkin jgn stress Jangan panik, cari step step nya & cari solusi, lindungi keluarga, yg sehat pertahan kan kesahatan, yg sudah terpapar sama2 berjuang untuk sehat kembali 💪🏻," lanjutnya.

Tya Ariestya menyarankan agar siapapun yang kini positif COVID-19 agar tidak panik dan mencari solusi untuk melindungi keluarga. Kendati tidak dipungkiri bahwa keadaan seperti sekarang ini dapat menimbulkan stres bagi beberapa pihak.

Terakhir, Tya Ariestya berharap dirinya dapat segera berkumpul dengan keluarga setelah melakukan PCR dan pemeriksaan dokter. "Besok aku PCR sekeluarga & lanjut di visit dokter ke rmh, semoga bs segera kumpul sama ayahnya anak2 🙏🏻 Sehat selalu semua 💪🏻," pungkasnya.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts