Rapid KL Malaysia Minta Maaf Usai Pintu Kereta Terbuka Saat Melaju
Twitter/MyRapidKL
Dunia

Kereta dihentikan kurang dari dua menit setelah insiden saat mencapai stasiun Lembah Subang, yang terletak sekitar 900 meter dari Stasiun Ara Damansara.

WowKeren - Sebuah insiden tak biasa terjadi pada salah satu kereta Rapid KL baru-baru ini. Pada Senin (26/7), sekitar pukul 15.01 WIB, pintu KA jalur LRT Kelana Jaya tetap dalam kondisi terbuka saat melaju usai diberangkatkan.

Operator angkutan umum Rapid KL Malaysia pun telah mengeluarkan permintaan maaf kepada publik terkait insiden tersebut. Melalui Twitter, operator di bawah Prasarana Malaysia Berhad mengatakan bahwa insiden itu segera diketahui oleh Pusat Kontrol Operasi.

Kereta pun dihentikan kurang dari dua menit setelah insiden itu. Kereta itu berhenti beroperasi saat mencapai stasiun Lembah Subang, yang terletak sekitar 900 meter dari Stasiun Ara Damansara.

Operator memastikan jika tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Saat peristiwa itu terjadi, kereta mengangkut 7 orang penumpang.


"Kemudian dikirim ke depo untuk segera diperiksa dan diselidiki lebih lanjut," kata operator. "Saat kejadian, ada tujuh penumpang di dalam kereta. Semua dievakuasi dengan selamat."

Pernyataan itu menambahkan bahwa insiden itu dipandang "sangat serius". Saat ini penyelidikan terperinci sedang dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab masalah tersebut agar hal serupa tidak terulang lagi. "Rencana mitigasi yang tepat akan diterapkan untuk menghindari kejadian di masa depan," jelas mereka.

Seorang penumpang kereta menggambarkan kejadian itu layaknya adegan di film aksi. Menurutnya, kereta pada saat itu telah mengalami kendala teknis.

"Ada kendala teknis di sistem karena pintunya tertutup setelah kita masuk kereta di Ara Damansara," ujarnya kepada Daily Mail. "Tapi saat mulai bergerak, pintunya tiba-tiba terbuka, lalu saat kita sampai di stasiun berikutnya Lembah Subang ditutup lagi."

Sementara itu, Prasarana Malaysia Berhad memiliki dan mengoperasikan layanan kereta api perkotaan di negara itu. Layanan mereka mencakup tiga jaringan LRT dan KL Monorail, selain mengoperasikan jalur MRT. Sebelumnya, insiden kereta juga sempat dilaporkan pada Mei lalu ketika dua kereta LRT bertabrakan di bagian bawah tanah dekat stasiun KLCC.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts