Bhutan Capai 90 Persen Vaksinasi COVID-19 Pada Orang Dewasa Dalam Satu Pekan
AFP/Upasana Dahal
Dunia
Vaksin COVID-19

Pemerintah Bhutan saat ini diketahui tengah melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 guna mencapai kekebalan kelompok. Hal serupa juga dilakukan negara-negara di dunia.

WowKeren - Pemerintah masing-masing negara di dunia saat ini diketahui tengah melakukan percepatan vaksinasi COVID-19 agar bisa segera mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity. Hal ini dilakukan sebagai upaya menangani pandemi yang hingga saat ini belum berakhir.

Kerajaan Himalaya di Bhutan baru-baru ini telah berhasil memvaksinasi penuh sebesar 90 persen dari populasi orang dewasa yang memenuhi syarat dalam kurun waktu tujuh hari. Hal ini diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Bhutan pada Selasa (27/7) kemarin.

Negara kecil yang dihimpit oleh India dan Tiongkok itu mulai memberikan dosis kedua vaksin COVID-19 pada 20 Juli lalu. Adapun pelaksanaan vaksinasi dosis kedua itu dilaksanakan dengan melakukan sebuah kampanye massal yang mendapatkan pujian dari UNICEF. UNICEF menyebut bahwa kampanye vaksinasi massal yang dilakukan Bhutan merupakan yang tercepat selama pandemi.

Pada April lalu, Bhutan juga telah berhasil menginokulasi orang dewasa sebesar 90 persen melalui penyuntikkan dosis pertama vaksin COVID-19 dalam kurun waktu kurang dari dua minggu. Adapun vaksin yang digunakan adalah AstraZeneca hasil sumbangan dari India sebanyak 550 ribu dosis. Hal ini lantas menjadi pemberitaan.


Meski demikian, Bhutan sempat mengalami kekurangan pasokan selama berbulan-bulan usai India menghentikan pengiriman vaksin COVID-19. Hal ini dikarenakan India juga tengah berupaya memenuhi pasokan di negaranya akibat lonjakan COVID-19 yang terjadi.

Kemudian, Bhutan dapat melanjutkan kembali pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada minggu lalu usai menerima pasokan vaksin Moderna yang tiba dari Amerika Serikat (AS) sebagai sumbangan di bawah program COVAX. COVAX sendiri didukung oleh PBB sebagai inisiatif yang dirancang untuk menyalurkan dan pemerataan vaksin COVID-19 ke seluruh negara.

Selain Moderna, Bhutan juga memperoleh sekitar 5 ribu dosis vaksin Pfizer dari COVAX yang dipimpin oleh Gavi. Kemudian juga mendapatkan vaksin AstraZeneca dari Denmark, Kroasia, dan Bulgaria sekitar lebih dari 400 ribu dosis dalam dua minggu terakhir.

"Tujuan kami adalah untuk mencapai kekebalan kawanan di antara populasi kami dalam waktu sesingkat mungkin untuk mencegah krisis kesehatan masyarakat yang besar," terang Dechen Wangmo selaku Menkes Bhutan kepada The Associated Press.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts