Panitia Olimpiade Tokyo Minta Maaf Usai Buang 4.000 Porsi Makanan Saat Pembukaan
Dunia
Olimpiade Tokyo

Komite penyelenggara Olimpiade Tokyo mengatakan pada Rabu (28/7) bahwa pihaknya mengonfirmasi makanan yang disiapkan untuk staf Olimpiade telah dibuang.

WowKeren - Panitia Penyelenggara Olimpiade Tokyo menyampaikan permohonan maaf usai membuang makanan saat upacara pembukaan. Permohonan maaf itu disampaikan oleh seorang perwakilan dari panitia usai mereka membuang sekitar 4.000 makanan sebelum tanggal kedaluwarsa di tempat Upacara Pembukaan.

Komite tersebut mengatakan pada Rabu (28/7) bahwa pihaknya mengonfirmasi makanan yang disiapkan untuk staf Olimpiade dibuang. Lokasi pembuangan ada di Stadion Nasional di Daerah Shinjuku Tokyo dan beberapa tempat Olimpiade lainnya yang telah menjadi tuan rumah kompetisi pada 25 Juli. "Kami mohon maaf atas pemborosan (makanan) yang sangat besar," kata seorang pejabat humas panitia.

Panitia mengatakan telah memesan 10.000 makanan untuk staf yang bekerja untuk Upacara Pembukaan di Stadion Nasional pada 20 Juli. Pemesanan itu dilakukan tiga hari sebelum acara digelar. Pada saat itu, penyelenggara sudah memutuskan untuk mengadakan upacara tanpa penonton.


Pejabat hubungan masyarakat menduga hilangnya makanan disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya seperti perkiraan permintaan yang terlalu tinggi saat memesan dan kekhawatiran akan kehabisan makanan.

Pejabat itu mengatakan makanan yang dibuang akan digunakan kembali sebagai pakan. Untuk mencegah hal-hal semacam ini terulang kembali di kemudian hari, komite mengubah prosedur pemesanan makanan mulai 26 Juli. Komite Olimpiade Internasional telah meminta panitia penyelenggara untuk memperhatikan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) ketika membuat pengaturan untuk Olimpiade.

Kode sumber berkelanjutan Tokyo Games juga menetapkan bahwa panitia penyelenggara harus memenuhi tanggung jawab sosialnya. Tak hanya melalui pengadaan dengan pertimbangan keberlanjutan namun juga rasionalitas ekonomi.

Ia juga menyatakan bahwa panitia penyelenggara akan berusaha untuk mengurangi jumlah keseluruhan pengadaan sebanyak mungkin. Japan News Network, sebuah program TV yang ditayangkan oleh Tokyo Broadcasting System Television (TBS) Inc., juga melaporkan dalam siaran Sabtu (24/7) bahwa ribuan bola nasi dan makanan kotak yang disiapkan untuk sukarelawan di Stadion Nasional dibuang sebelum tanggal kedaluwarsanya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts