Atlet Olimpiade Tokyo Diminta Tak Gigit Medali Emas Saat Menang
Unsplash/Kyle Dias
Dunia
Olimpiade Tokyo

Panitia menekankan jika medali yang diberikan saat Olimpiade Tokyo terbuat dari logam daur ulang barang-barang elektronik yang disumbangkan oleh warga Jepang.

WowKeren - Seakan sudah menjadi tradisi ketika atlet berhasil memenangkan pertandingan dan menerima medal maka mereka akan menggigitnya. Menggigit medali maupun mencium piala adalah pose ikonik para atlet saat berada di podium di depan kerumunan fotografer.

Namun, panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo mendesak para peraih medali untuk tidak melakukannya. Melalui cuitan di akun Twitter resmi, mereka menegaskan bahwa medali bukan sesuatu yang bisa dimakan. Tak hanya itu, mereka juga menekankan jika medali yang diberikan saat Olimpiade Tokyo terbuat dari logam daur ulang barang-barang elektronik yang disumbangkan oleh warga Jepang.

"Kami hanya ingin mengonfirmasi secara resmi bahwa medali #Tokyo2020 tidak dapat dimakan," kata panitia. "Medali kami terbuat dari material daur ulang perangkat elektronik hasil donasi masyarakat Jepang."

Kendati demikian, panitia pada dasarnya sadar jika hal itu akan sulit dilakukan oleh para atlet mengingat menggigit medali seakan sudah menjadi pose idaman setiap atlet. "Jadi, Anda tidak perlu menggigitnya tapi kami tahu Anda akan tetap melakukannya."


Perangkat elektronik kecil ini dikumpulkan dari seluruh Jepang dari April 2017 hingga Maret 2019 sebagai bagian dari Proyek Medali Tokyo 2020. Menurut situs resmi Olimpiade, sekitar 5.000 medali emas, perak, dan perunggu dibuat dari logam daur ulang.

Melalui situs mereka, panitia juga menjelaskan kemungkinan alasan para atlet menggigit medali emas mereka. Bisa jadi untuk memeriksa apakah itu terbuat dari emas murni, seperti yang dilakukan para pedagang di masa lalu. Mereka terbiasa menggigit koin emas untuk memeriksa keasliannya.

Pada dasarnya, emas adalah logam lunak sehingga akan meninggalkan bekas gigitan. Namun, hal ini tidak berlaku untuk medali emas yang diberikan di Olimpiade. Pasalnya, Komite Olimpiade Internasional berhenti memberikan medali emas murni sejak tahun 1912.

David Wallechinsky, presiden International Society of Olympic Historians, mengatakan kepada CNN bahwa pose tersebut telah menjadi obsesi di kalangan fotografer. Menurutnya, fotografer menilai pose menggigit medali sebagai ikon sehingga mereka akan selalu meminta atlet melakukannya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts