Labrak Rumah Haters, Anggota DPR Pertanyakan Cara Ortu Ayu Ting Ting Lolos Penyekatan
Instagram/mom_ayting92_
Selebriti
Ayu Ting Ting vs Haters

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mempertanyakan bagaimana Abdul Rozak dan Umi Kalsum bisa lolos penyekatan ke Bojonegoro padahal PPKM Level 4 masih diberlakukan.

WowKeren - Orangtua Ayu Ting Ting belum lama ini mendatangi rumah haters berinisial KD yang membully anak dan cucunya. Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mempertanyakan bagaimana Abdul Rozak dan Umi Kalsum bisa lolos penyekatan ke Bojonegoro padahal PPKM Level 4 masih diberlakukan.

Dilansir dari detikcom, Rahmad Handoyo mengatakan kepada wartawan pada Sabtu (31/7), "Mereka harus mempertanggung jawabkan kenapa dan bagaimana caranya bisa sampai sana di luar non esensial."

Menurut Handoyo, warga seharusnya tidak bisa bepergian ke luar kota selama PPKM Level 4. Ia juga mempertanyakan apakah tujuan orangtua Ayu Ting Ting ke Bojonegoro termasuk kategori yang diperbolehkan.

"Seyogyanya tidak bisa kesana, nah kemudian kenapa sampai kesana itu yang kita harus minta pertanggung jawabkan dan kita mintai konfirmasi pada yang bersangkutan," kata Handoyo.


"Jadi kalau kemudian di dalam perjalanannya sampai ke sana, nah apakah itu sudah masuk yang kategori yang diperbolehkan untuk bisa ke luar kota dengan alasan keluarga apakah itu masuk urgent atau esensial tanyakan mereka, kalau menurut saya itu bagian yang harus dipertanggung jawabkan, apalagi sampai masuk ke media ini sekaligus menjadi pendidikan bagi masyarakat, edukasi dan sosialisasi," lanjutnya.

Karena sudah diketahui banyak orang, Handoyo berharap tidak ada warga yang meniru, mengingat ada aturan yang perlu dipatuhi. Ini yang membuatnya berani menyinggung hal ini.

"Kalau dari sisi aturan PPKM kan segala sesuatu untuk keluar kota, segala sesuatu untuk komunikasi itu ada tata caranya, Jangan sampai sesuatu hal yang tidak diizinkan tidak dibolehkan dapat dilanggar kemudian diikuti oleh masyarakat lain, itu yang tidak kita inginkan. Tentu kita sampaikan ke bersangkutan," ujarnya.

Terakhir, Handoyo berkata, "Saya mengajak semua pihak, kalau kita ingin menyelesaikan pandemi dengan cepat, kalau kita ingin mengendalikan pandemi ini dengan bersama sama, ya ayo kita ikuti langkah keputusan yang sudah diambil pemerintah dalam hal ini ada skala 4 ada skala 3, tidak bisa hanya satu dua orang tapi harus bersama-sama."

Sementara itu, video permintaan maaf KD beredar di media sosial. Dalam video tersebut, KD menyampaikan permohonan maafnya sekaligus berjanji tak akan mengulangi perbuatannya lagi. Umi Kalsum tampaknya masih emosi dan menulis sindiran tajam.

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts