Praktis! Moderna dan Novavax Kembangkan Kombo Vaksin COVID-19/Flu
Dunia
Vaksin COVID-19

Perusahaan farmasi Moderna dan Novavax tengah mengembangkan kombinasi vaksin COVID-19/flu. Hal ini dapat membuat orang-orang tak perlu lagi menerima Vaksin COVID-19 dan Vaksin Influenza tahunan secara terpisah.

WowKeren - Program vaksinasi COVID-19 kini tengah dilakukan di berbagai belahan dunia untuk melawan pandemi. Perusahaan farmasi Moderna dan Novavax bahkan tengah mengembangkan kombinasi vaksin COVID-19/flu. Hal ini dapat membuat orang-orang tak perlu lagi menerima Vaksin COVID-19 dan Vaksin Influenza tahunan secara terpisah.

Moderna menyatakan bahwa mereka berharap dapat mengembangkan vaksin kombo tahunan yang dapat melindungi penerima dari berbagai virus pernapasan. Termasuk influenza, COVID-19 dan virus pernapasan syncytial, atau RSV.

"Kami percaya platform mRNA kami dapat memecahkan tantangan kesehatan terbesar di dunia, mulai dari penyakit yang berdampak pada jutaan orang, hingga penyakit ultra- langka yang berdampak pada lusinan, hingga obat-obatan yang dipersonalisasi hingga ke tingkat individu," ujar CEO Moderna, Stéphane Bancel, dalam pernyataan resminya. "Kami mengumumkan langkah pertama dalam program vaksin pernapasan baru kami dengan pengembangan vaksin dosis tunggal yang menggabungkan booster melawan COVID-19 dan booster melawan flu."

Sementara itu, Novavax mengatakan telah memulai uji klinis tahap awal untuk menguji Vaksin Kombo COVID-19/flu. Uji klinis tersebut menggabungkan kandidat vaksin NVX-CoV2373 berbasis protein rekombinan dan NanoFlu Novavax, serta adjuvant Matrix-M berbasis saponin dalam satu formulasi (Vaksin Kombinasi COVID-NanoFlu).


"Studi ini adalah yang pertama untuk mengevaluasi potensi vaksin untuk menginduksi respon imun yang kuat, ditambah dengan adjuvant Matrix-M kami, terhadap dua penyakit yang mengancam jiwa secara bersamaan," tutur Gregory M. Glenn, MD, selaku Presiden Penelitian dan Pengembangan Novavax. "Kombinasi kedua vaksin ini, yang secara individual memberikan hasil luar biasa dengan profil keamanan dan tolerabilitas yang menguntungkan, dapat menghasilkan efisiensi yang lebih besar untuk sistem perawatan kesehatan dan mencapai perlindungan tingkat tinggi terhadap COVID-19 dan influenza dengan rejimen tunggal."

Meski demikian, kedua vaksin kombo tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia untuk umum hingga saat ini. Oleh sebab itu, orang-orang masih perlu menerima vaksinasi COVID-19 dan vaksinasi influenza secara terpisah.

Dokter penyakit menular di Amerika Serikat lantas menjamin keamanan bagi orang yang menerima vaksinasi COVID-19 dan suntikan flu di waktu yang bersamaan. Menurut Dr. William Schaffner selaku Direktur medis Yayasan Nasional untuk Penyakit Menular yang berbasis di Maryland, mendapat beberapa suntikan vaksinasi sekaligus telah menjadi praktik medis standar selama beberapa dekade. Kombinasi itu disebutnya tak pernah menyebabkan bahaya apa pun.

"Ini jelas tidak menghambat angkatan bersenjata," tutur Schaffner dilansir United Press International, Jumat (17/9). "Ketika Anda direkrut, Anda akan disuntik. Anda akan mendapat beberapa jenis vaksin secara bersamaan."

Suntikan beberapa jenis vaksin dalam waktu bersamaan juga disebutnya tak akan membuat sistem kekebalan tubuh kewalahan. "Dan CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS) telah mengatakan secara eksplisit bahwa Anda bisa mendapatkan vaksin pertama, kedua, atau – jika direkomendasikan – booster vaksin COVID pada saat yang sama kala Anda mendapatkan suntikan flu," pungkasnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts