PBB Peringatkan Bumi 'Menuju Bencana' dengan Peningkatan Suhu Hingga 2,7 Derajat Celcius
AFP/John MacDougall
Dunia

Emisi karbon global diperkirakan meningkat sebesar 16 persen dari 2010 hingga 2030 yang mana menurut sekretaris eksekutif Perubahan Iklim PBB itu adalah angka yang besar.

WowKeren - Alih-alih turun atau tetap, suhu bumi justru dilaporkan terus mengalami peningkatan. Bahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan pada hari Jumat (17/9) bahwa suhu rata-rata global berada di jalur 'bencana' untuk menuju 2,7 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri pada akhir abad ini.

Yang mana, kondisi itu tetap terjadi meskipun ada upaya yang dilakukan berdasarkan Perjanjian Paris tentang iklim. Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Analisis Perubahan Iklim mengenai rencana iklim untuk semua 191 pihak dalam perjanjian menunjukkan peningkatan emisi global.

Emisi karbon global diperkirakan akan meningkat sebesar 16 persen dari tahun 2010 hingga 2030. Patricia Espinosa, sekretaris eksekutif Perubahan Iklim PBB, mengatakan bahwa peningkatan itu merupakan angka yang besar.

"Ini sangat kontras dengan seruan sains untuk pengurangan emisi yang cepat, berkelanjutan, dan berskala besar untuk mencegah konsekuensi dan penderitaan iklim yang paling parah," ujarnya. "Terutama yang paling rentan, di seluruh dunia."


Pada Mei lalu, PBB mengatakan bahwa emisi metana yang disebabkan oleh manusia harus dikurangi sekitar 45 persen untuk menjaga suhu global dalam batas-batas Perjanjian Paris. Perjanjian tersebut berusaha untuk menjaga suhu global rata-rata tidak lebih dari 2 derajat di atas tingkat pra-industri, yang mana angka idealnya 1,5 derajat.

Laporan PBB menemukan bahwa di antara 113 pihak yang telah mengajukan Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional baru atau yang diperbarui, akan ada penurunan 12 persen dalam emisi gas rumah kaca pada tahun 2030 jika dibandingkan dengan tahun 2010. Semua 191 pihak diharapkan memperbarui rencana ini setiap lima tahun.

"Sintesis menunjukkan bahwa negara-negara telah membuat kemajuan untuk membuat suhu bumi sesuai dengan Perjanjian Paris," kata Espinosa. "Ini berarti bahwa mekanisme built-in yang dibentuk oleh Perjanjian Paris untuk memungkinkan peningkatan ambisi secara bertahap berhasil."

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa dunia telah mencapai titik kritis tentang perlunya tindakan iklim. "Gangguan terhadap iklim dan planet kita lebih buruk dari yang kita duga, dan bergerak lebih cepat dari yang diperkirakan," katanya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts