Hampir 2 Juta Orang Meninggal di Dunia Setiap Tahun Karena Pekerjaan
AFP Photo/Sun Rethy Kun
Dunia

Laporan mencatat jumlah penyakit terkait pekerjaan bisa jauh lebih besar mengingat studi tidak melakukan pemaparan stres di tempat kerja dan dampaknya terhadap penyakit mental.

WowKeren - Sebuah laporan yang diterbitkan oleh badan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Jumat (17/9) mencatat ada hampir 2 juta kematian yang disebabkan oleh penyakit dan cedera akibat pekerjaan. Studi itu merupakan studi bersama pertama yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia dan Organisasi Buruh Internasional tentang penyakit dan cedera terkait pekerjaan.

Penelitian yang dilakukan dari tahun 2000 hingga 2016 menunjukkan bahwa sebagian besar kematian disebabkan oleh penyakit pernapasan dan kardiovaskular, dengan 1,9 juta nyawa hilang pada 2016. Hasil ini bahkan sukses membuat Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus terkejut.

"Sangat mengejutkan melihat begitu banyak orang benar-benar meninggal oleh pekerjaan mereka," katanya. "Laporan kami adalah seruan untuk negara dan bisnis dalam meningkatkan dan melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja."

Studi tersebut memaparkan 19 faktor risiko pekerjaan, termasuk paparan polusi udara dan berbagai bahan berbahaya. Dalam laporannya, studi itu menyoroti jam kerja yang panjang bertanggung jawab atas jumlah terbesar kematian terkait pekerjaan.


Sebanyak 750.000 kematian tercatat secara global pada 2016. Adapun jam kerja yang disebut panjang adalah 55 jam atau lebih dalam seminggu. Studi tersebut juga mencatat jumlah kematian akibat stroke dan penyakit jantung yang diakibatkan oleh jam kerja yang panjang.

Angka-angka secara global menunjukkan tren yang meningkat sejak tahun 2000. Direktur Jenderal ILO Guy Ryder mengatakan bahwa temuan ini dapat memberikan informasi terkait risiko penyakit yang disebabkan oleh beban kerja. Oleh sebab itu, ia berharap agar temuan ini bisa menjadi titik awal dibentuknya kebijakan baru untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.

"Temuan ini memberikan informasi penting tentang beban penyakit terkait pekerjaan," ujarnya. "Dan informasi ini dapat membantu membentuk kebijakan dan praktik untuk menciptakan tempat kerja yang lebih sehat dan lebih aman."

Laporan tersebut mencatat bahwa tidak menutup kemungkinan jumlah penyakit terkait pekerjaan jauh lebih besar dari data yang ada. Pasalnya, analisis saat ini tidak mencakup paparan stres di tempat kerja dan dampaknya terhadap penyakit kesehatan mental dan kematian.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts