Panitia Pengajian Ngaku Sudah Bayar Ustadz Solmed, Ogah Tanggung Jawab Soal Uang Rokok
Instagram/ustad_solmed
Selebriti

Suwarna mewakili panitia pengajian menceritakan kronologi perseteruannya dengan Ustadz Solmed. Ia juga mengungkap nasib 25 slop rokok dagangan Ustadz Solmed yang sempat dipertanyakan.

WowKeren - Pihak panitia pengajian di Garut, Jawa Barat, akhirnya buka suara tanggapi laporan polisi Ustadz Solmed. Suwarna, salah satu panitia pun menceritakan kronologi perseteruannya dengan sang ulama.

"Awal mulanya beliau menjemput dari jam 4 sore, terus Ustadz Solmed bilang, 'Udah duluan saja, dekat ini kok.' Dan mohon maaf kami tidak ada perdebatan, seperti disampaikan Ustadz Solmed katanya ada perdebatan waktu mau jalan, sama sekali tidak ada," beber Suwarna saat ditemui di Kawasan Kebon Siri, Jakarta Pusat, Selasa (5/10).

Soal tudingan belum membayar fee ceramah, Suwarna pun membantah hal tersebut. Ia mengaku langsung menyerahkan sisa pembayarannya kepada supir Ustadz Solmed.

"Di situlah saya menyerahkan uang sebesar Rp6 juta, di awalnya DP Rp2 juta, buktinya ada," tegasnya. "Rp2 juta saya DP untuk mengunci jadwal beliau, Rp6 juta pelunasan disaksikan oleh Pak Ketua. Dan uang itu saya serahkan ke Remo, supirnya Ustadz Solmed karena itu diperintahkan oleh Ustadz Solmed uangnya diserahkan ke Remo."

Suwarna mengaku tak menunggu Ustadz Solmed dan berangkat lebih dulu ke lokasi. "Sehabis itu saya berangkat duluan dengan penjemput, karena beliau memutus kami untuk duluan," imbuhnya.


Namun secara mengejutkan, sekitar pukul 20.00 WIB Ustadz Solmed membatalkan kunjungannya ke Kampung Cisamak, Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Seluruh panitia pengajian pun sontak terkejut. Begitu pula dengan warga yang sudah terlanjur berkumpul dan mengaku tak terima.

"Nah tiba-tiba jam 8 (malam) tepat beliau mengabarkan bahwa beliau sudah akan pulang ke Jakarta. Dari situ kami sudah mulai panik, warga sudah mulai mengepung, warga sudah mulai guncang dan di situ lah kami langsung diamankan di Polsek didampingi oleh Pak Lurah, ada Pak RW juga, saya di situ Alhamdulillah diamankan lah dari amukan warga," kata Suwarna.

Soal uang dagangan rokok Ustadz Solmed, Suwarna mengaku tidak bisa bertanggung jawab. Pasalnya 25 slop SIN Herbal tersebut langsung dirampas oleh warga dan dibagi-bagikan imbas kekecewaan mereka lantaran Ustadz Solmed batal mengisi ceramah.

Toh, dijelaskan Suwarna, Ustadz Solmed yang mulanya meminta bantuan untuk menmasarkan dagangan rokoknya tersebut. "Ada pun permasalahan lainnya seperti uang rokok, itu beliau sebenarnya menitipkan 'Tolong bantu bro, saya punya rokok, bantu jualin dah ke warga'. Jadi karena kekesalan warga akhirnya rokok itu dibagikan atau dilempar," pungkasnya.

Tak dipungkiri Suwarna jika ia dan panitia pengajian yang lain kecewa dengan sikap Ustadz Solmed. Mereka juga tak menyangka jika permasalahan ini akan sampai dibawa ke jalur hkum.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait