Di Jepang, Drone Dipakai Antar Pesanan Paket ke Pulau Terpencil
Dunia

Presiden Kamomeya Masato Ono yakin ini adalah pertama kalinya bisnis swasta mengandalkan pesawat tak berawak untuk transportasi secara penuh di Jepang.

WowKeren - Drone telah menjadi salah satu wujud inovasi teknologi di dunia aviasi yang dapat dimanfaatkan untuk mempemudah manusia melakukan kegiatan tertentu. Di Jepang, pesawat nirawak ini bahkan telah dimanfaatkan untuk mengantar paket di area terpencil di mana permintaan cukup tinggi.

Sekitar 30 meter di atas Laut Pedalaman Seto, sebuah drone mengudara setelah meninggalkan Pelabuhan Suda di Mitoyo menuju pulau Awashima. Setelah terbang selama tujuh menit, ia tiba dan secara otomatis mengeluarkan paket yang dibawanya.

Pulau ini sering mengalami cuaca buruk, yang telah terbukti menjadi tantangan besar bagi pengembangan dan perluasan layanan pesan-antar. Namun karena hanya ada satu toko kelontong kecil yang dikelola keluarga di Awashima, penduduk pulau berharap layanan pengiriman semacam ini tetap ada.

Adalah Kamomeya Inc., sebuah perusahaan rintisan yang berbasis di ibu kota prefektur Takamatsu, yang telah meluncurkan layanan tersebut pada bulan Agustus untuk komunitas pulau kecil itu yang hanya berpenduduk 170 jiwa. Biaya pengiriman paket hanya 500 yen. Jika pelanggan melakukan pemesanan pengiriman di pagi hari melalui telepon, barang akan sampai di hari yang sama.


Operator toko swalayan lokal telah bermitra dengan Kamomeya, menawarkan 40 jenis barang yang dapat dikirim, termasuk cangkir mi instan, permen, dan makanan hewan peliharaan. Tapi hanya paket hingga 1 kilogram yang bisa diterbangkan ke pulau itu sekaligus.

Penerbangan uji drone untuk tujuan komersial telah dilakukan secara nasional. Namun, Presiden Kamomeya Masato Ono mengatakan dia yakin ini adalah pertama kalinya bisnis swasta mengandalkan pesawat tak berawak untuk transportasi secara penuh di Jepang.

Ono sebelumnya bekerja di sebuah perusahaan yang berafiliasi dengan operator seluler sebelum menjadi teknisi layanan internet lepas. Dia memutuskan untuk mendirikan perusahaannya sendiri pada tahun 2013, ketika dia pindah ke pulau terpencil di Laut Pedalaman Seto.

Di pulau yang jauh, Ono menemukan bahwa perjalanan feri untuk berbelanja harian biasa akan memakan waktu setengah hari. Suatu hari, dia melihat video promosi oleh pengecer online Amazon.com Inc. yang menggunakan drone untuk mengirimkan barang pesanan ke rumah di pinggiran kota hingga kemudian terinspirasi olehnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait