Ribuan Kapal dari Seluruh Dunia Mendadak 'Hilang' Misterius di Lepas Pantai Tiongkok
Dunia

Kapal-kapal itu mulai menghilang pada 1 November, ketika sinyal dari kapal-kapal mulai menurun. Ketika meninggalkan perairan Tiongkok, kapal-kapal itu muncul kembali.

WowKeren - Sejak awal bulan lalu, kapal-kapal dari seluruh dunia telah menghilang dari sistem pelacakan global ketika mereka telah memasuki beberapa jalur pelayaran tersibuk di dunia yang dekat dengan pelabuhan Tiongkok. Namun ketika meninggalkan perairan Tiongkok, kapal itu muncul kembali.

Dengan beberapa perkiraan, pelacakan dari kapal di dekat Tiongkok telah turun 90 persen hanya dalam beberapa minggu. Keinginan tinggi Beijing untuk mengisolasi diri dari dunia disebut-sebut menjadi penyebabnya.

Televisi pemerintah telah menyuarakan keprihatinan bahwa organisasi asing dapat menjarah "intelijen militer dan ekonomi yang berharga" melalui sistem pelacakan maritim. Kini, ada kekhawatiran bahwa keengganan Tiongkok untuk berbagi informasi tentang kapal di perairannya dapat berdampak pada rantai pasokan global karena perusahaan pelayaran memiliki visibilitas yang lebih rendah di tempat kapal mereka berada.


Juru bicara dari perusahaan pelacakan laut yang terkena dampak mengatakan jika rantai pasokan sudah berada di bawah tekanan besar. "Tidak perlu faktor lain untuk membuatnya lebih sulit," ujarnya.

Kapal-kapal itu mulai menghilang pada 1 November, ketika sinyal dari kapal-kapal mulai menurun. Pada hari yang sama, undang-undang baru mulai berlaku di Tiongkok yang membatasi akses asing ke data apa pun, termasuk data pengiriman, yang dianggap berpengaruh pada keamanan nasional atau ekonomi.

Pada hari yang sama, sebuah laporan pada program berita Focus China Central Television (CCTV) yang dikendalikan pemerintah menyatakan bahwa "peralatan radio yang mencurigakan" telah ditemukan di rumah penggemar radio yang dekat dengan pangkalan militer dan pelabuhan komersial di Zhanjiang di selatan negara itu. Siaran itu mengatakan orang tersebut telah memasang peralatan yang akan membantu pelacakan kapal secara global secara real time melalui internet.

Cara utama melacak kapal maritim adalah melalui sistem identifikasi otomatis, atau AIS, yang merupakan semacam kontrol lalu lintas udara untuk laut. Organisasi Maritim Internasional mewajibkan semua kapal dengan tonase kotor 300 atau lebih untuk memiliki transceiver AIS. Tiongkok telah lama menjadi tuan rumah stasiun pangkalan AIS. Semakin banyak BTS AIS, semakin akurat informasi tentang lokasi kapal.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts