HITSfluencer : Muhamad Ariefin, Kreator Kreatif yang Sulap Manik-Manik Jadi Karya Seni Unik
Instagram/diselipin
Selebriti
HITSfluencer

Tidak hanya unik, Muhamad Ariefin sukses menciptakan tren baru berkat tangan kreatifnya. Ingin tahu seperti apa rahasia dibalik konten-konten unik Arifien? Ikuti kisah selengkapnya berikut ini

WowKeren - Konten unik menjadikan seorang kreator punya identitas kuat di hati para pengikutnya. Salah satu kreator yang punya konten unik adalah Muhamad Ariefin. Pemilik akun TikTok dizzlipin ini sukses menciptakan tren baru berkat konten kerajinan manik-manik atau beads. Secara kreatif, ia sanggup menyulap beads berukuran kecil menjadi sebuah karya seni.

Aktif TikTok sejak tahun 2020, pria yang akrab disapa Ariefin ini sudah berhasil memikat hati lebih dari 600 ribu pengikut. Selain itu, ia juga sudah mengumpulkan lebih dari 11 juta likes. Salah satu konten Ariefin yang paling populer adalah saat ia menyusun logo Google menggunakan manik-manik. Hingga kini, unggahan tersebut sudah diputar lebih dari 4 juta kali.


Selain manik-manik, Ariefin juga membuat konten mencetak objek-objek unik tiga dimensi menggunakan 3D printer. Salah satu video yang cukup populer adalah saat ia mencetak emoji easter stone dalam bentuk tiga dimensi. Video ini pun sudah mendapat lebih dari 4 juta kali penayangan.

Kepada WowKeren untuk rubrik HITSfluencer, Ariefin berkisah tentang rahasia dibalik konten-konten unik dan kreatif unggahannya. Wah, penasaran seperti apa? Yuk, ikuti kisah selengkapnya berikut ini.

(wk/yoan)

1. Tidak Puas Dengan Satu Model Konten


Tidak Puas Dengan Satu Model Konten
TikTok/dizzlipin

Sebelum kenal TikTok, Ariefin aktif mengunggah konten di Instagram. Namun, videonya tidak banyak mendapatkan perhatian. Sampai akhirnya, ia mulai mencoba TikTok. Meski awalnya tak antusias, konten Ariefin di TikTok ternyata malah mencuri perhatian.

"Awalnya saya enggak begitu antusias sama TikTok karena kontennya cuma joget-joget, dan saya sendiri tidak bisa joget," ujar Ariefin. "Lalu saya share beberapa konten saya di Instagram ke TikTok. Ternyata antusiasnya malah lebih banyak di TikTok. Terus ya sudah, saya lanjutkan."

Model konten yang pertama kali diunggah Ariefin adalah mencetak objek tiga dimensi (3D print). Objek-objek yang dicetak adalah tokoh kartun sampai potret dirinya sendiri. Selain itu, ia juga membuat tutup pasta gigi dengan model yang unik. Unggahan ini pun viral dengan lebih dari 10 juta penayangan.

Tidak puas dengan 3D print, Ariefin pun membuat konten menggambar tiga dimensi menggunakan 3D pen. Menariknya, Ariefin akan memilih satu followers beruntung yang foto profilnya bakal ia gambar. Konten interaktif ini tentu sangat dinantikan para pengikutnya. Selanjutnya, ia pun mengembangkan konten dengan mulai membuat kerajinan manik-manik.

2. Lahirkan Tren Autentik Dari Manik-Manik


 Lahirkan Tren Autentik Dari Manik-Manik
TikTok/dizzlipin

Agar video cepat mendapat sorotan, Ariefin harus memperhatikan tren-tren yang sedang ramai dibicarakan. Ia pun pernah menggabungkan tren TikTok dengan konten miliknya. Sesekali ia berusaha menciptakan tren sendiri melalui inspirasi yang didapat dari Instagram atau YouTube. Ariefin pun berhasil menciptakan tren dengan kerajinan manik-manik.

"Kadang mengikuti tren, kadang saya bikin tren saya sendiri. Itu (beads) kan modelnya kayak ada semacam pixel art berupa dots kecil-kecil. Jika disatukan, nanti timbul suatu objek atau gambar yang baru," jelas Ariefin. "Kalau yang saya pakai, model beads atau manik-manik dengan berbagai warna. Orang-orang yang berkreasi di beads ini masih sedikit. Karena sedikit, kenapa saya enggak masuk saja di kerajinan beads ini."

Sejauh ini, Dragon Charizard adalah kerajinan manik-manik tersusah yang dibuat Ariefin. Ia membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup lama. Untuk konten beads selanjutnya, Ariefin mengaku ingin lebih interaktif dan bermain dengan para pengikutnya.

"Ingin bikin gambar naga besar, pakai beads. Nanti, yang nonton bisa bantu melawan naga dengan request di komen, mau bikin apa nih? Mau diserang pakai pedang atau kuda? Ingin collabs dan mengajak bermain saja sih," lanjut Ariefin.

3. Populer di Kalangan Anak-Anak Sekolah


Populer di Kalangan Anak-Anak Sekolah
TikTok/dizzlipin

Dibandingkan kerajinan manik-manik, menggambar menggunakan 3D pen diakui Ariefin lebih susah. Pasalnya, ia harus menggambar dan menyesuaikan warna secara manual. Sedangkan pada kerajinan manik-manik, ia hanya perlu menyusun warna beads seperti referensi gambar.

Pemilihan warna beads yang kontras dan beragam inilah yang diyakini Ariefin menjadi daya tarik bagi kalangan anak sekolah. Ia pun mendadak populer. Buktinya, saat ia sedang beraktivitas di luar rumah, banyak anak sekolah yang mengenal dan menyapa Ariefin sebagai "abang TikTok".

"Jadi lebih dikenal dan pada tahu, 'eh, ini abang-abang TikTok itu kan ya'. Kadang-kadang, ketemu di dunia nyata sama (followers) yang minta gambarin foto profilnya. Padahal, itu saya milihnya juga random, acak," ungkap Ariefin.

Ariefin mengaku gambar-gambar request dari pengikutnya masih ia simpan hingga sekarang. Meski demikian, jika memang ada yang berminat untuk membeli, ia dengan senang hati menjualnya.

4. Tunjukkan Hasil Terbaik Meski Sering Alami Kegagalan


Tunjukkan Hasil Terbaik Meski Sering Alami Kegagalan
TikTok/dizzlipin

Dibalik kesuksesannya membuat karya, siapa sangka jika Ariefin juga pernah gagal. Apalagi saat awal-awal ia membuat konten mencetak objek tiga dimensi. Kesalahan mengoperasikan alat membuat hasil akhir objeknya gagal.

"Dalam satu konten kan saya enggak langsung berhasil pembuatannya. Ada behind the scene dibalik layarnya. Pengalamannya, lebih banyak gagal daripada berhasil," beber Ariefin. "Dan saya ambil dan tunjukin yang berhasilnya saja. Orang-orang enggak tahu, ternyata dibalik itu ada trial-error dalam proses pembuatan karyanya."

Ariefin sangat memperhatikan kualitas konten. Karena itu, ia hanya ingin menampilkan sisi terbaiknya. Namun saat kontennya kurang mendapat perhatian, tentu saja ia merasa sedih. Kendati demikian, ia tetap semangat untuk terus berkarya dan menciptakan konten.

5. Tetap Legawa Meski Konten Di-Repost Kreator Lain


Tetap Legawa Meski Konten Di-<i>Repost</i> Kreator Lain
TikTok/dizzlipin

Keunikan konten Ariefin membuat banyak kreator sengaja memposting ulang videonya. Bahkan, Ariefin pernah menemukan karya orisinalnya masuk ke video kompilasi di YouTube. Meski demikian, ia tidak pernah mempermasalahkan. Menurut Ariefin, konten yang ia unggah di dunia maya berarti sudah menjadi milik publik.

Kasus repost konten ternyata tidak hanya dialami oleh Ariefin. Banyak kreator lain yang kontennya juga di-repost. Gara-gara ini, Ariefin pernah berharap agar akunnya bercentang biru. Beruntung, baru-baru ini ia berhasil mewujudkannya.

"(Targetnya) verified atau centang biru. Kalau centang biru kayak ada pengakuan, akun kita lebih real dan autentik. Karena ada konten kreator yang videonya di-repost akun yang berbeda. Jadi, biar lebih autentik dan terpercaya," papar Ariefin.

6. Tips Membuat Konten Autentik


Tips Membuat Konten Autentik
TikTok/dizzlipin

Langkah pertama yang dilakukan agar berhasil membuat konten autentik adalah mengenali diri sendiri. Mengenali dan memahami keinginan diri sendiri akan memudahkan seseorang untuk membangun ciri khas konten.

Setelah mengetahui keinginan dan menemukan ciri khas, segera aplikasikan pada konten. Jika video yang diunggah ternyata sepi penonton, jangan pernah berhenti untuk terus berkarya.

"Teori saya, kalau misalkan kita push dengan beberapa video, satu atau dua video itu mungkin ada yang FYP," ungkap Ariefin. "Dari itu kemungkinan video dibelakangnya akan dilihat juga sama orang-orang. Jadi, tetep berkarya terus."

7. Terus Gali dan Kembangkan Potensi Diri


Terus Gali dan Kembangkan Potensi Diri
TikTok/dizzlipin

Menjadi konten kreator tentu saja bukan hal yang mudah. Seseorang harus memiliki keinginan dan tekad yang kuat agar bisa konsisten dan terus menciptakan konten yang menarik. Bagi yang ingin menjadi konten kreator, Ariefin berpesan untuk terus menggali dan mengembangkan potensi diri.

"Terus gali potensi diri yang kamu suka dan bisa, kembangkan hal tersebut. Jangan lupa juga buat cari referensi, terus ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi)," pesan Ariefin. "Amati dengan beberapa kegemaran dan kebisaan, tiru dia, kemudian modifikasi dengan karakter dan pribadi sendiri."

You can share this post!