Sempat Menghujat, Netizen Korea Tiba-Tiba Dukung 'Snowdrop' Karena Alasan Ini
JTBC
TV
Pro Kontra Drama Snowdrop

Opini netizen Korea Selatan terhadap drama Jisoo BLACKPINK dan Jung Hae In 'Snowdrop' mulai berbalik. Simak alasan lengkapnya dalam berita WowKeren berikut ini.

WowKeren - Opini netizen Korea terhadap drama Jisoo BLACKPINK (Black Pink) "Snowdrop" perlahan berbalik. Pasalnya, JTBC telah meluruskan semua kesalahan informasi yang berkaitan dengan kontroversi distorsi sejarah drama ini.

Sebagaimana diketahui, sejumlah netizen Korea mengkritik keras alur "Snowdrop" yang dianggap memuliakan NSA. Mereka bahkan sempat menuntut agar drama ini berhenti ditayangkan.

Setelah sekian lama berdiam diri, baru-baru ini JTBC angkat bicara untuk memberi penjelasan spesifik tentang berbagai isu yang membuat penonton bertanya-tanya tentang "Snowdrop". Simak penjelasan JTBC berikut ini:

Pertama, netizen menuduh bahwa ada mata-mata yang memimpin atau berpartisipasi dalam gerakan demokratisasi. Dalam hal ini, JTBC menegaskan bahwa tidak ada konten terkait dari episode 1 hingga 16.

Kedua adalah soal mata-mata yang menyamar sebagai aktivis mahasiswa dan menyusup ke gerakan demokratisasi. Sama seperti sebelumnya, "Snowdrop" juga tidak menghadirkan adegan tersebut sepanjang episode.

Ketiga, "Snowdrop" dituduh menggambarkan kisah cinta antara aktivis mahasiswa dan mata-mata Korea Utara. JTBC menegaskan bahwa pemeran utama wanita (Young Ro) bukan seorang aktivis, melainkan mahasiswi biasa.

Keempat, JTBC menjawab tudingan sejarah yang terdistorsi dengan menghubungkan mata-mata dan gerakan demokratisi (termasuk gerakan 18 Mei, pemberontakan Juni, dan lain-lain). JTBC menjelaskan bahwa "Snowdrop" tidak dibuat dengan latar belakang gerakan demokratisasi maupun dokumenter tentang peristiwa tersebut. Drama ini juga tidak menggunakan gerakan demokratisasi sebagai latar belakang aksi mata- mata.

JTBC juga membantah telah mencemarkan nama baik "Katedral Myeongdong" yang bersejarah sebagaimana yang dituduhkan penonton. Mereka menegaskan bahwa adegan pengakuan dosa di episode 4 tidak direkam di katedral tersebut.


Kelima, adegan mata-mata Korea Utara yang mengancam orang berpengaruh di Korea Selatan (Profesor Han Yi Seop) bukanlah "hubungan kontak" yang diterima oleh kedua belah pihak. JTBC menjelaskan bahwa Profesor telah pergi ke katedral selama sebulan untuk mengakui dosa- dosanya.

Sehingga adegan ketika "Lim Soo Ho (Jung Hae In) memanggil Han Yi Seop ke ruang pengakuan dosa" atau "tempat pertemuan keduanya" adalah informasi yang sepenuhnya salah. Sebab Han Yi Seop tidak menduga akan bertemu dengan mata-mata Korea Utara di sana.

Keenam, JTBC menyinggung perkataan ayah Young Ro yang dianggap terlalu memuliakan NSA. Perkataan itu sendiri berbunyi, "Kau tak tahu agen kita harus mengutamakan nyawa rakyat di atas nyawa rekan-rekan kita?". Menurut JTBC, ungkapan tersebut bertujuan untuk menyembunyikan kekhawatiran seorang ayah terhadap keselamatan putrinya.

JTBC kemudian membahas investasi dari perusahaan Tiongkok, Tencent. Mereka menjelaskan bahwa investasi tersebut sama sekali tidak mengganggu arah produksi drama.

Tencent menginvestasikan 100 miliar won di JTBC melalui pihak ketiga untuk meningkatkan modal yang dialokasikan pada 29 Desember 2020. Kontrak investasi berakhir setelah naskah ditulis sepenuhnya dan setelah drama memulai proses syuting.

Terakhir, JTBC mengomentari adegan "bermain mahjong" yang jarang terjadi selama periode tersebut. Sebagaimana diketahui, adegan ini dipermasalahkan karena dianggap terlalu mengagungkan Tiongkok.

Mengenai hal ini, JTBC menjelaskan, "Seperti yang ditunjukkan pada poin 7, mahjong diperkenalkan dan menyebar ke Korea melalui Jepang selama Dinasti Joseon. Ada kelas mahjong dalam lingkaran politik dan hukum pada tahun 1980-an."

Penjelasan tersebut menerima tanggapan tak terduga dari banyak pemirsa Korea. Sebab kini mereka berbalik mendukung "Snowdrop" dan menikmati tayangannya seperti drama yang lain. Sebagian besar komentar bahkan mendesak JTBC untuk menuntut mereka yang telah mencemarkan nama baik drama tersebut.

(wk/eval)


You can share this post!

Related Posts