Sempat Dikritik, 'Snowdrop' Dianggap Berhasil Atasi Krisis Karena Capaian Ini
Instagram/jtbcdrama
TV
Pro Kontra Drama Snowdrop

Drama Jisoo BLACKPINK dan Jung Hae In 'Snowdrop' dianggap berhasil mengatasi krisis usai terlibat dalam kontroversi distorsi sejarah. Berikut penjelasan lengkapnya.

WowKeren - "Snowdrop" menuai pujian karena berhasil mengatasi kontroversi distorsi sejarah dengan baik. Kini, drama yang dibintangi oleh Jisoo BLACKPINK (Black Pink) dan Jung Hae In ini menjadi sorotan karena alur cerita yang menarik.

Sebagaimana diketahui, "Snowdrop" telah terlibat dalam kontroversi distorsi sejarah bahkan sebelum ditayangkan. Kontroversi tersebut menjadi semakin parah begitu drama ini menghadirkan episode perdananya hingga sejumlah sponsor menarik diri.

Baru-baru ini, keluarga besar "Snowdrop" juga menerima berita memilukan karena salah satu pemainnya yakni Kim Mi Soo meninggal dunia. Dan setelah melewati masa-masa sulit, "Snowdrop" berhasil memperoleh pencapaian positif.

Setelah menayangkan dua episode baru pada akhir pekan kemarin, "Snowdrop" menarik perhatian pemirsa dengan detail yang mendebarkan dan menegangkan. Karena meskipun mengambil latar pada tahun 1987 selama gerakan demokrasi Korea, drama ini tidak berfokus pada turbulensi sejarah.

Sebaliknya, hubungan antara anggota keluarga dan loveline pasangan utama-lah yang mengambil alih waktu layar. Chemistry tulus antara Jisoo dan Jung Hae In juga membuat penonton tak bisa mengalihkan pandangannya dari layar kaca.


Di tengah puncak kontroversi atas dugaan distorsi sejarah Korea, peringkat pemirsa "Snowdrop" mengalami penurunan tajam menjadi kurang dari 1 persen. Episode 4 meraih rating 1,68 persen dan episode 6 hanya 1,912 persen.

Namun di episode 7, rating "Snowdrop" mengalami peningkatan mengejutkan jadi 3,3 persen. Meskipun angka ini tidak tinggi, itu adalah pencapaian yang positif bagi drama yang baru saja terlibat kontroversi. Mungkin setelah mendapat penjelasan dari produser, pemirsa Korea mulai melihat drama ini dengan sudut pandang yang baru.

Tak hanya itu, sebab "Snowdrop" juga mencatat keuntungan besar bagi JTBC. JContentree (perusahaan induk JTBC) mencatat angka pertumbuhan keuangan selama 9 hari berturut-turut. Sejak "Snowdrop" ditayangkan, total nilai pasar perusahaan telah meningkat sebesar 15 persen jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Secara khusus, nilai pasar JContentree sempat mengalami penurunan dari 947,5 miliar won menjadi 837,5 miliar won pada 16 - 21 Desember. Namun jumlah ini dengan cepat meningkat menjadi 1,1 triliun won pada 4 Januari. Dengan demikian, nilai pasar perusahaan telah meningkat hingga lebih dari 150 miliar won.

Selain itu, menurut Flix Patrol, drama yang juga dibintangi oleh Kim Hye Yoon ini berhasil menduduki posisi puncak di 10 acara TV teratas Disney Plus Korea dan beberapa negara lain termasuk Hong Kong, Singapura hingga Taiwan.

Meski menghadapi gelombang boikot di Korea, drama ini sangat terkenal secara internasional dan membawa prestasi luar biasa bagi JTBC. Karena drama ini mendapat lebih banyak cinta dari penonton, penggemar percaya bahwa "Snowdrop" akan berhasil pada tahun 2022.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts