Dimulai Hari Ini, Pemprov DKI Telah Siapkan Seluruh Puskesmas Layani Booster Vaksin COVID-19
Nasional
Vaksin COVID-19

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah mengumumkan bahwa vaksinasi booster COVID-19 yang dimulai Rabu (12/1) hari ini, diberikan secara gratis. Setiap daerah pun mempersiapkannya, termasuk Pemprov DKI.

WowKeren - Pada Rabu (12/1) hari ini, pelaksanaan penyuntikkan vaksin COVID-19 dosis ketiga atau booster dimulai. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga telah mengumumkan bahwa pelaksanaan booster hari ini akan diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia.

Menanggapi arahan dari pemerintah, sejumlah daerah di Indonesia pun telah mempersiapkan pelaksanaan booster, salah satunya adalah DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diketahui mempersiapkan seluruh Puskesmas untuk melayani booster. Adapun pelaksanaan booster hari ini diprioritaskan untuk kelompok lanjut usia (lansia).

"Kami siapkan sesuai dengan kesiapan kami di lapangan untuk menginformasikan kepada Puskesmas siap menerima vaksinasi booster pada lansia," tutur Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (11/1).

Lebih lanjut, Widyastuti menuturkan bahwa warga lansia atau kelompok rentan dapat mendatangi Puskesmas di wilayah masing-masing. Nantinya, pihaknya akan melihat seberapa banyak sasaran yang bisa sempat hadir. "Karena dibutuhkan alur yang lebih rapi karena kasihan lansia kalau tidak diatur dengar rapi. Intinya teman-teman Puskesmas sudah siap," terang Widyastuti.


Mengenai syarat untuk bisa mendapatkan suntikan booster, kata Widyastuti, sudah lebih dari enam bulan setelah disuntikkan dosis kedua vaksin COVID-19. Hal ini diketahui lantaran setelah enam bulan, ada penurunan efikasi vaksinasi COVID-19.

Sementara itu, menurut Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito, lantaran adanya penurunan efikasi vaksin seiring berjalannya waktu, maka pemberian booster itu diperlukan untuk memberikan perlindungan tambahan dari COVID-19.

"Data imunogenisitas dari pengamatan hasil uji klinik dari semua vaksin COVID-19 menunjukkan adanya penurunan kadar antibodi yang significantly menurun sampai di bawah 30 persen," terang Penny dalam keterangan pers, Senin (10/1).

Di sisi lain, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya juga telah menuturkan bahwa vaksinasi booster bisa dilakukan di fasilitas-faslitas pelayanan kesehatan milik pemerintah. Adapun faskes yang dimaksud adalah seperti Puskesmas, rumah sakit pemerintah, maupun rumah sakit milik pemerintah daerah.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts