Ada-Ada Saja! Ramai Seruan Tak Makan Nasi Lemak Terkait Konspirasi Iluminati di Malaysia
/Michelle Leong
SerbaSerbi

Sebuah tangkapan layar unggahan Facebook memperingatkan umat Islam untuk tidak mengonsumsi nasi lemak. Unggahan itu diduga dibuat oleh seorang penceramah agama asal Malaysia.

WowKeren - Para ahli konspirasi memang selalu memiliki teori yang bahkan tak pernah terpikirkan sebelumnya. Kali ini, terjadi di Malaysia.

Sebuah tangkapan layar unggahan Facebook memperingatkan umat Islam untuk tidak mengonsumsi nasi lemak. Unggahan itu diduga dibuat oleh seorang penceramah agama asal Malaysia Ustad Harun Jalil.

Tak pelak, hal ini pun segera viral menjadi perbincangan di jagat maya. Ustad/Ustaz adalah sapaan yang biasa diberikan kepada seorang pengkhotbah agama Islam. Tapi tidak ada bukti bahwa seorang pria bernama Harun Jalil adalah seorang pengkhotbah seperti itu.

Tangkapan layar postingan Facebook yang tidak bertanggal itu dibagikan di grup Facebook Hiburan Netizen pada Senin (10/1). Postingan itu rupanya juga menggelitik wakil sekretaris jenderal Partai Aksi Demokratik M'sian, Teresa Kok, yang turut membagikan postingan di halaman Facebook-nya dengan judul: "Konspirasi nasi lemak?"


Melansir Mothership, postingan tersebut menunjukkan foto sebungkus nasi lemak yang dibungkus dengan daun pisang dan kertas pembungkus berbentuk segitiga disertai dengan Eye of Providence. Simbol ini diyakini oleh para ahli teori konspirasi sebagai mata yang melihat semua yang disebut organisasi rahasia, Illuminati.

Postingan itu menyerukan untuk tidak memakan nasi lemak karena bungkus kemasannya menyerupai simbol iluminati. Lebih jauh, postingan itu juga menyerukan untuk memboikot nasi lemak agar tidak semakin menghancurkan iman.

"Jangan makan nasi lemak, bunyi teks pada postingan itu. "Kemasan nasi lemaknya mirip dengan simbol Illuminati. Ini adalah konspirasi oleh orang-orang Yahudi untuk menghancurkan iman kita. Boikot!"

Dalam keterangannya, dia meminta orang-orang untuk merenungkan dan memikirkan "nasi lemak berbentuk segitiga itu milik siapa?" Namun pada Kamis (13/1), akun Facebook dengan nama pengguna "Ustad Harun Jalil" tidak ditemukan di platform tersebut yang diyakini telah dihapus.

(wk/zodi)


You can share this post!


Related Posts