Taqy Malik Sindir Orang Ngaku Beriman Tapi Risih Dengar Suara Azan
Instagram/taqy_malik
Selebriti
Polemik Aturan Toa Masjid

Momen saat Taqy Malik membagikan video dirinya mengumandangkan azan berhasil menyita perhatian warganet. Pasalnya di sana Taqy juga tampak memberikan sentilan pada orang yang mengaku beriman tapi risih mendengarkan suara azan.

WowKeren - Belum lama ini Taqy Malik berhasil menyita perhatian warganet lantaran sebuah unggahan teranyar di laman Instagram miliknya. Tampak di sana ia membagikan momen saat mengumandangkan azan di masjid.

Mengiringi unggahannya, mantan suami Salmafina Khairunnisa itu menuliskan maksud dikumandangkannya azan. Menurutnya, orang yang beriman pasti akan senang setiap kali telinganya mendengarkan azan.

"Adzan adalah bentuk panggilan ibadah sholat 5 bagi Ummat islam. Maka bagi orang yang beriman, mendengar suara adzan ia akan merasa bahagia karena di ingatkan utk sholat dari padat nya aktifitas duniawi," tulis Taqy mengawali ulasan pada foto postingannya.

Taqy kemudian menyindir seseorang yang mengaku beriman tapi risih mendengarkan suara azan. "Sebaliknya, ada orang Muslim yang mengaku beriman, tapi justru ia risih mendengar suara Adzan. padahal dalam Hadits riwayat Bukhari Muslim di sebutkan, Syeitan akan lari terbirit birit bahkan sambil kentut ketika mendengar suara Adzan," jelasnya.



Kendati demikian, Taqy pun berseloroh kalau ia jadi bingung apakah orang yang risih mendengarkan azan masih pantas disebut manusia. "Jadi yang kepanasan, risih mendengar suara Adzan sebenarnya Manusia apa Syeitan sih? serius nanya," pungkasnya.

Tak ayal, unggahan Taqy tersebut pun langsung menuai beragam tanggapan warganet. Menilik dari kolom komentar, banyak yang menduga bahwa postingan tersebut sengaja dibuat untuk menyindir Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang baru saja menerbitkan aturan terkait dengan penggunaan pengeras suara di Masjid atau Musala.

Namun aturan tersebut tampaknya menuai kritikan dari publik usai Yaqut membandingkan suara pengeras suara di masjid dengan gonggongan anjing. Selain itu, Yaqut mengatakan bahwa dikeluarkannya pedoman tersebut sebagai upaya menjaga keharmonisan antarwarga. Mengingat masyarakat di Indonesia sangat beragam.

(wk/lail)


You can share this post!


Related Posts