Seperti Indonesia yang memiliki Padusan, tujuh negara ini juga punya tradisi unik untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Apa saja itu? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
- Eva Lestari
- Kamis, 31 Maret 2022 - 16:18 WIB
WowKeren - Datangnya bulan Ramadan selalu disambut dengan penuh suka cita oleh masyarakat Indonesia. Salah satunya dengan melakukan ritual padusan yang bertujuan untuk membersihkan jiwa dan raga sebelum menjalankan ibadah puasa.
Antusiasme serupa juga ditunjukkan oleh umat Muslim di berbagai penjuru dunia. Mereka memiliki beragam tradisi unik dan menarik yang dilakukan turun temurun untuk menyambut datangnya bulan Ramadan.
Masyarakat Kota Mekkah misalnya, yang selalu menembakkan meriam ke langit pada pagi dan sore hari. Tradisi unik lainnya dapat disaksikan di negara Mesir, di mana masyarakat setempat akan mendekorasi rumah dan jalanan dengan lentera cantik khas Timur Tengah.
Penasaran tradisi apa saja yang dilakukan masyarakat luar untuk menyambut datangnya bulan penuh kemuliaan ini? Langsung saja yuk simak informasi selengkapnya dalam artikel WowKeren berikut ini!
(wk/eval)1. Halloween Islami Versi Uni Emirat Arab
Halloween yang erat kaitannya dengan dunia Barat juga menjadi salah satu tradisi yang dilakukan anak-anak Uni Emirat Arab untuk menyambut bulan Ramadan. Di negara ini, tradisi tersebut dinamakan dengan Haq Al Laila.
Perbedaan Haq Al Laila dengan Halloween terletak pada pakaiannya. Alih-alih kostum menyeramkan, anak-anak Uni Emirat Arab merayakan tradisi ini dengan menggunakan pakaian adat setempat dan datang ke rumah-rumah untuk mendapatkan kue manis, cokelat hingga permen.
Tradisi ini biasanya dimulai selama dua minggu sebelum Ramadan tiba. Selain Arab, tradisi serupa yang bernama Garangao juga dilakukan oleh masyarakat Kuwait dan Qatar.
2. Kebiasaan Membersihkan dan Mengecat Rumah di Maroko
Negara berikutnya yang memiliki tradisi unik untuk menyambut datangnya bulan Ramadan adalah Maroko. Dua atau tiga minggu sebelum berpuasa, masyarakat Maroko akan melakukan tradisi mengecat rumah.
Mereka terlebih dahulu membersihkan rumah dan menata ulang perabotan, kemudian mengecat kembali rumahnya agar terlihat lebih bersih. Menjaga kebersihan adalah salah salah satu bagian dari iman, sehingga tradisi ini dapat dilakukan untuk meningkatkan suasana puasa.
Selain itu, masyarakat setempat juga akan mengundang teman maupun kerabat ke sebuah pesta untuk memeriahkan bulan Ramadan. Kegiatan ini juga bisa diikuti oleh turis asing, sehingga tak ada salahnya untuk datang jika kamu sedang travelling ke negara tersebut!
3. Mendekorasi Rumah dan Jalan dengan Fanous di Mesir
Rakyat Mesir memeriahkan suasana Ramadan dengan mendekorasi rumah dan jalanan menggunakan Fanous. Ini adalah sebuah lentera yang terbuat dari logam dan juga kaca dengan warna-warni khas Timur Tengah.
Fanous merupakan salah satu tradisi penting dalam sistem Ramadan di Mesir. Tradisi ini dipercaya mulai dilakukan sejak abad ke-10 ketika Khilafah Fatiiyah memerintah sebagian besar masyarakat di negara tersebut.
Penggunaan Fanous sebagai dekorasi akan membuat suasana Ramadan di Mesir semakin semarak dan meriah. Turis asing yang datang ke sana pun akan mengalami pengalaman yang cukup menyenangkan!
4. Makan Camilan Gurih Bersama Maysarakat Pakistan
Masyarakat Pakistan menyantap hidangan khas Ramadan bersama untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. Karena itulah jika kamu berkunjung ke Pakistan menjelang Ramadan, kamu berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung tradisi satu ini.
Hidangan yang biasanya disajikan berupa camilan gurih seperti samosa, pakoras dan chaat. Sebelum acara makan dimulai, warga setempat biasanya akan menyiapkannya secara bersama-sama. Menarik banget kan?
5. Menyalakan Meriam di Mekkah, Arab Saudi
Menyalakan petasan saat Ramadan erat kaitannya dengan masyarakat Indonesia. Namun bagaimana jadinya jika bulan Ramadan dimeriahkan dengan ledakan meriam? Meski tak biasa, itu adalah hal yang selalu dilakukan oleh masyarakat di kota Mekkah, Arab Saudi.
Meriam ini akan ditembakkan ke atas langit saat matahari terbit sebagai penanda bahwa bulan Ramadan telah tiba. Setelah itu masyarakat dapat mendengarkan ledakan kedua pada saat buka puasa.
Meski terkesan menyeramkan, meriam yang ditembakkan cukup aman karena terbuat dari katrid kosong yang diisi dengan bubuk hitam. Selain itu, meriam ini juga dipasang di beberapa titik di berbagai kota sehingga suaranya akan sangat menggelegar.
6. The Ring Game di Irak
Irak juga memiliki tradisi unik untuk menyambut Ramadan yaitu melakukan sebuah permainan bernama The Ring Game. Ini adalah permainan yang terdiri dari dua tim, di mana masing-masing tim beranggotakan 10-20 orang.
Cara bermainnya pun sangat menarik. Salah satu anggota tim harus menyerahkan sebuah cincin kepada anggota tim lain, dan anggota tim lawan harus menebak siapa yang membawa cincin tersebut menggunakan bahasa tubuh. Seru banget ya!
7. Tradisi Muqam di Tiongkok
Tiongkok memiliki tradisi unik bernama Muqam untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. Tradisi yang diisi dengan berbagai tarian dan lagu-lagu bernuansa tradisional ini biasanya diadakan di Masjid Id Kah yang terletak di wilayah perbatasan Turki dan Tiongkok.
Muqam biasanya dilakukan oleh masyarakat di kawasan Kashgar yang mayoritas beragama Islam dan sudah ada sejak tahun 1442 Masehi. Tradisi ini terbilang sangat populer pada masanya, namun kini mulai ditinggalkan karena pengaruh gaya hidup dan masuknya budaya luar.
Bagaimana, seru banget kan beragam tradisi menyambut Ramadan di atas? Untuk menambah wawasanmu, tak ada salahnya untuk melihat berbagai tradisi Ramadan yang dilakukan masyarakat Indonesia di artikel ini.