Artis TikTok Pakistan Tuai Kritikan Usai Berpose Di Dekat Kebakaran Hutan Imbas Gelombang Panas
Dunia
Waspada Suhu Panas

Suhu di Pakistan sebelumnya diketahui sempat mencapai hingga 50 derajat Celcius. Hal ini lantas menyebabkan kebakaran hutan dan memicu kesengsaraan terhadap masyarakat.

WowKeren - Penggunaan media sosial di era digital seperti sekarang ini bukan lagi menjadi hal tabu. Bahkan pengguna media sosial sendiri digandrungi oleh berbagai kalangan, mulai yang muda hingga dewasa.

Salah satu media sosial yang saat ini banyak digunakan adalah TikTok. Namun apabila tidak bijak dalam menggunakan media sosial akan menjadi boomerang bagi penggunanya.

Seperti yang terjadi pada seorang bintang media sosial Pakistan, dengan jutaan pengikuti, kini tengah menghadapi kritikan setelah berpose untuk video TikTok di dekat lokasi kebakaran hutan yang disebabkan oleh gelombang panas. Sebagaimana diketahui, suhu di Pakistan sempat mencapai hingga 50 derajat C.

Akibat dari gelombang panas tersebut, menyebabkan kesengsaraan yang meluas di negara tersebut. Adapun artis TikTok itu diketahui identitasnya sebagai Humaira Asghar.

Asghar kedapatan mengunggah sebuah klip yang menunjukkan dirinya tengah berjalan main-main dalam gaun pesta perak di depan lereng bukit yang terbakar dengan judul: "Api meletus di mana pun saya berada."



Unggahan dari Asghar itu disebut terjadi setelah polisi menangkap seorang pria pada awal bulan Mei ini di kota barat laut Abhottabad karena sengaja memicu kebakaran hutan sebagai latar belakang untuk sebuah video.

Pada saat itu, suhu telah mencapai puncaknya pada 51 derahat Celcius di beberapa bagian Pakistan dalam beberapa terakhir, membuat orang miskin dan rentan berjuang untuk mengalahkan panas di negara miskin tersebut.

Asghar yang memiliki lebih dari 11 juta pengikut di TikTok itu mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh asistennya bahwa ia tidak menyalakan api dan "tidak ada salahnya membuat video". Bersamaan dengan pernyataan yang dirilis, video tersebut pun telah diturunkan.

"Dia seharusnya memegang seember air untuk memadamkan api, bukan membuatnya terlihat mewah," ujar Rina Saeed Khan Satti, salah seorang aktivis lingkungan dan ketua Dewan Pengelolaan Margasatwa Islamabad, dikutip Rabu (18/5).

Satti mengatakan bahwa kelompoknya mengatakan setidaknya satu kebakaran lain minggu ini terjadi di perbukitan di sekitar Ibu Kota Pakistan, dimulai untuk video media sosial. "Pesan yang dikirim oleh video ini terlalu berisiko dan perlu ditahan," imbuhnya.

Sementara itu, tampak komentar kritikan yang ditunjukkan pengguna TikTok terhadap video yang diunggah Asghar. "Ketidaktahuan dan kegilaan belaka," komentar pengguna TikTok.

(wk/tiar)


You can share this post!


Related Posts