Siap Sambut 850 Ribu Jemaah Haji Luar Negeri, Arab Saudi Cabut Mandat Masker
Unsplash/Fábio Lucas
Dunia
Haji 2022

Seperti yang diketahui, Arab Saudi merupakan salah satu negara yang sangat ketat dalam aturan pembatasan COVID-19. Namun kini pihak kerajaan memberikan pelonggaran.

WowKeren - Arab Saudi sebelumnya telah memperluas negara-negara yang diizinkan untuk melaksanakan ibadah haji di tengah pandemi COVID-19. Sebagaimana diketahui, Arab Saudi sebelumnya sempat membatasi negara-negara, terlebih yang memiliki angka kasus COVID-19 untuk beribadah di Tanah Suci.

Namun kini Arab Saudi diketahui telah memberikan pelonggaran terhadap jemaah haji luar negeri. Arab Saudi saat ini telah mencabut mandat masker untuk ruang dalam ruangan bahkan ketika jumlah infeksi COVID-19 terus naik melewati 1.000 kasus baru sehari setelah mencapai posisi terendah dua digit hanya dua bulan lalu.

Aturan tersebut diumumkan pada Senin (13/6). Langkah ini disebut diputuskan ketika kerajaan bersiap untuk menyambut sekitar 850.000 peziarah dari luar negeri untuk berpartisipasi dalam ziarah haji tahunan. Pada awal bulan Juni ini, jemaah haji luar negeri dari kloter pertama Indonesia disebut telah mulai berdatangan sejak awal pandemi COVID-19.

Meski demikian, kebijakan memakai masker juga masih diterapkan, seperti di tempat-tempat paling suci Islam di Mekah dan Madinah, tempat peziarah berkumpul untuk beribadah. Selain itu, menurut aturan baru penyelenggara acara dan festival juga dapat terus meminta masker jika diinginkan.



Selanjutnya, Kerajaan juga menjatuhkan aturan yang mengharuskan bukti vaksinasi pada aplikasi seluler yang diperlukan untuk memasuki tempat-tempat tertentu, menghadiri beberapa acara, dan naik pesawat. Sebagaimana diketahui, penggunaan masker dan penggunaan aplikasi jarang diterapkan dalam beberapa bulan terakhir.

Semenjak adanya pandemi COVID-19, disebut telah sangat mengganggu ziarah Muslim, yang biasanya merupakan penghasil pendapatan utama bagi kerajaan, di mana menghasilkan sekitar USD12 miliar per tahun. Selama hampir dua tahun, Arab Saudi, termasuk di antara negara yang paling ketat di dunia dalam upayanya untuk membatasi penyebaran virus Corona.

Adapun aturan ketat di antaranya adalah melarang warga negara Saudi meninggalkan negara itu, melarang pelancong dari berbagai negara masuk ke Arab Saudi, memerlukan bukti vaksinasi untuk memasuki mal lokal dan ruang dalam ruangan lainnya dan secara dramatis membatasi ziarah haji tahunan.

Namun kini Arab Saudi telah melonggarkan aturan COVID-19. Hal ini lantas diharapkan bisa membawa kembali wisatawan di bawah skema baru untuk meningkatkan ekonomi.

Sementara untuk negara tetangga, yakni Uni Emirat Arab, pemerintah masih menekankan pentingnya memakai masker di dalam ruangan di tengah lonjakan 100 persen kasus dalam waktu kurang dari seminggu. Negara berpenduduk 9 juta orang ini dilaporkan memiliki sekitar 1.300 kasus baru yang dikonfirmasi setiap hari, meskipun tingkat vaksinasinya tinggi.

(wk/tiar)


You can share this post!


Related Posts