Kuasa Hukum Iko Uwais Ungkap Alasan Pemeriksaan Lanjutan Kasus Pengeroyokan Ditunda
Instagram/iko.uwais
Selebriti
Iko Uwais Dipolisikan

Kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan Iko Uwais dan kakaknya terhadap Rudi hingga kini masih berlangsung. Bahkan pihak kepolisian juga telah menaikkan status perkaranya ke penyidikan.

WowKeren - Aktor berparas tampan Iko Uwais belum lama ini tersandung masalah hukum, di mana ia diduga melakukan pengeroyokan. Perkara ini pun saat ini juga tengah ditangani oleh pihak kepolisian.

Akan tetapi, pemeriksaan lanjutan terhadap Iko atas kasus pengeroyokan tersebut diketahui ditunda. Rahim Key selaku kuasa hukum Iko dalam kasus tersebut mengungkapkan bahwa pemeriksaan lanjutan itu ditunda lantaran pihaknya tengah mengupayakan jalur damai.

"Hari ini saya jelaskan ditunda pemeriksaannya, sedang menjalani proses perdamaian," ujar Rahim di Polres Metro Bekasi Kota, dilihat melalui TribunJakarta.com, Minggu (26/6).

Lebih lanjut, Rahim menerangkan bahwa pihaknya telah mengupayakan komunikasi dengan pelapor yakni Rudi perihal penyelesaian perkara pengeroyokan tersebut secara damai. "Kami minta waktunya untuk menjalankan proses perdamaian mungkin seperti itu, sedang diupayakan," beber Rahim.

Sebelumnya, suami dari penyayi Audy Item itu juga telah menyatakan keinginannya untuk menyelesaikan perkara tersebut secara damai. "Saya cinta damai. Yang teman-teman harapkan itu harapan kita juga," ujar Iko beberapa waktu lalu.


Sebagaimana diketahui, Iko dan kakaknya, Firmansyah sebelumnya dilaporkan oleh pria bernama Rudi. Keduanya diduga melakukan pengeroyokan terhadap Rudi pada 11 Juni 2022 lalu.

Adapun motif pengeroyokan itu disebut lantaran cekcok masalah kontrak kerja sama. Iko dituding belum melunasi tagihan jasa desain interior sebesar Rp150 juta.

Penyidik Polres Metro Bekasi Kota diketahui kini telah menaikkan status perkara dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh Iko dan Firmansyah terhadap Rudi. Hal ini sebelumnya disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitira.

Ivan membeberkan berdasarkan hasil gelar perkara, terdapat temuan tindak pidana. "Sudah kita tingkatkan menjadi penyidikan, artinya dalam hasil gelar perkara tersebut hasil pemeriksaan yang kita lakukan selama penyelidikan ditemukan unsur-unsur tindak pidana," tutur Ivan dalam keterangannya, Kamis (23/6).

Setelah menaikkan status perkara ke penyidikan, Ivan pun memastikan akan ada tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan itu. Meski demikian, hingga saat ini pihak penyidik Polres Metro Bekasi Kota belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan tersebut.

(wk/tiar)

You can share this post!

Artikel Terkait