Malaysia Hadapi Inflasi yang Tak Terkendali, PM Ismail Sabri Yaakob Bentuk Satgas Khusus
Dunia

Malaysia tampaknya menjadi salah satu negara yang saat ini menghadapi inflasi tak biasa di tengah krisis global. Alhasil PM Malaysia pun memutuskan untuk membentuk Satgas khusus.

WowKeren - Dunia saat ini diketahui tengah menghadapi krisis global, termasuk di antaranya banyak negara yang mengalami inflasi tak biasa. Malaysia diketahui menjadi salah satu negara yang saat ini tengah menghadapi inflasi tak biasa.

Melansir malaymail, Perdana Menteri (PM) Ismail Sabri Yaakob mengumumkan bahwa kabinet telah menyetujui pembentukan satuan tugas khusus untuk memerangi inflasi dan kenaikan biaya hidup di Malaysia.

Nantinya, panel tersebut diketahui akan bertugas mengumpulkan data dari seluruh kementerian, instansi terkait, dan masyarakat untuk menyusun strategi dan mengkoordinasikan upaya penanggulangan inflasi dan pengaruhnya terhadap harga barang.

Ismail Sabri kemudian mengatakan gugus tugas akan bertemu dua kali seminggu, pada hari Senin dan Kamis, dengan konferensi pers yang akan diadakan setelah masing-masing. Ia menambahkan gugus tugas ini akan dipimpin oleh Menteri Komunikasi dan Multimedia Tan Sri Annuar Musa.


Selain itu, kata Ismail Sabri, ada juga menteri lain yang tergabung dalam Satgas khusus penanganan inflasi yakni Menteri Keuangan Datuk Seri Tengku Zafrul Abdul Aziz, Menteri Pertanian dan Industri Makanan Datuk Seri Ronald Kiandee, Menteri Perdagangan Domestik dan Urusan Konsumen Datuk Seri Alexander Nanta Linggi, Menteri di Departemen Perdana Menteri (Ekonomi) Datuk Seri Mustapa Mohamed, dan Sekretaris Utama Pemerintah Tan Sri Mohd Zuki Ali.

Kemudian, seorang petugas khusus dari kementerian Nanta juga akan diperbantukan ke gugus tugas untuk bertindak sebagai penghubung. Sebelumnya, Kementerian Nanta telah mengumumkan harga pagu baru untuk ayam dan telur, menggantikan set sebelumnya yang seharusnya dihapuskan pada 1 Juli.

Sebagai informasi, Malaysia saat ini tengah menghadapi krisis biaya hidup, di mana harga bahan makanan pokok dan kebutuhan pokok meningkat tajam dan stabil sejak awal tahun 2022.

Per 1 Juni 2022 lalu, Malaysia juga telah menerapkan larangan ekspor ayam untuk mengatasi lonjakan harga dan kekurangan pasokan di negara tersebut. Akan tetapi, saat ini aturan tersebut telah dilonggarkan usai menuai protes dari publik.

(wk/tiar)


You can share this post!

Related Posts