Sutradara Jelaskan Bagaimana Candu TikTok Jadi Sumber Inspirasi Horor 'Bodies Bodies Bodies'
Film

Halina Reijn menjelaskan bahwa dia ingin 'Bodies Bodies Bodies' menjadi ujian bagaimana Gen-Z menggunakan TikTok dan platform media sosial lainnya untuk mendefinisikan diri mereka.

WowKeren - Sutradara film horor "Bodies Bodies Bodies" Halina Reijn baru-baru ini mengungkapkan bahwa TikTok adalah sumber inspirasi utama di balik film horor terbaru A24. Film itu dibintangi oleh Maria Bakalova, Pete Davidson, Rachel Sennott, dan Amandla Stenberg.

Reijn menjelaskan kepada NBC News bahwa dia ingin "Bodies Bodies Bodies" menjadi ujian bagaimana Gen-Z menggunakan TikTok dan platform media sosial lainnya untuk mendefinisikan diri mereka sendiri. Dia membahas pentingnya menyertakan setidaknya satu telepon di hampir setiap adegan, dan bagaimana ketika karakter kehilangan internet karena badai, reaksi kebinatangan mereka mencerminkan bagaimana mereka sangat bergantung pada gadget.

"Ini 'Lord of the Flies' bertemu 'Mean Girls.' Kita semua sangat kecanduan ponsel sehingga benar-benar tidak menyadari momen yang berlangsung," katanya. "Tidak benar-benar saling memandang, dan tidak benar-benar melihat apa yang terjadi di dunia."


Dia kemudian menjelaskan bagaimana teknologi yang berkembang saat ini membuat informasi yang menyebar semakin mudah didapat. Namun di lain sisi, dia juga mempertanyakan konsep komunikasi.

"Ketika saya masih muda, ketika saya mengalami serangan panik, saya mencoba menyembunyikannya," lanjutnya. "Saya bahkan tidak tahu istilah apa yang harus digunakan untuk itu. Sekarang, semua orang tahu semua kata ini dan memiliki semua kosakata ini, tetapi apakah kita benar-benar berkomunikasi? Apakah kita benar-benar saling menatap, atau melalui layar?"

"Bodies Bodies Bodies" bercerita mengenai sekelompok orang dewasa muda saat badai menjebak mereka di rumah teman mereka. Setelah badai membuat listrik di rumah itu mati, mereka memutuskan untuk menghabiskan waktu bermain game misteri pembunuhan yang mereka sebut Bodies Bodies Bodies.

Dalam permainan ini, salah satu dari mereka benar-benar mati, dan kekacauan berdarah pun terjadi. Karakter "Bodies Bodies Bodies" tidak diragukan lagi adalah Gen Z dan sangat dipengaruhi oleh budaya media sosial saat ini. Film ini hampir tidak memiliki adegan tanpa seseorang mengirim pesan teks, merekam TikTok, atau menekankan pentingnya obrolan grup ketika seseorang melewatkan pesan.

(wk/zodi)

You can share this post!