Makin Banyak Proyek Marvel Disebut Justru Mengurangi Keistimewaan Masing-Masing Film
Marvel Studios
Film

Semakin banyaknya film MCU yang dirilis, justru disebut mampu mengurangi keistimewaan setiap film itu sendiri, sebagaimana dikatakan penulis dan produser Damon Lindelof.

WowKeren - Setelah pengenalan Marvel Cinematic Universe pada tahun 2008 dengan "Iron Man", Marvel Studios terus merilis konten superhero untuk televisi dan film. Tahun pertama MCU ada dua film yang dikirim ke penggemar, lalu pada tahun 2021 studio merilis empat film dan lima serial televisi. 2022 telah menghasilkan debut dua film, dua acara televisi, dan serangkaian film pendek lain.

Semakin banyaknya film MCU yang dirilis, justru disebut mampu mengurangi keistimewaan setiap film yang dirilis. Hal itu sebagaimana dikatakan oleh penulis dan produser Damon Lindelof baru-baru ini.

Dia percaya bahwa banyaknya jumlah film Marvel membuat masing-masing film menjadi kurang istimewa. Lindelof memiliki karier yang substansial baik di televisi dan film dengan "Star Trek", "Prometheus", "The Leftovers", dan "Watchmen" HBO. Penghargaan penulisan terbarunya datang lewat "The Hunt", sebuah film horor-thriller kontroversial yang menampilkan sekelompok konservatif kelas pekerja yang diburu dan dibunuh oleh orang kaya yang progresif.


"Itu akan selalu sulit karena begitu Anda mendapatkan perhatian seseorang, Anda ingin mempertahankannya," kata Lindelof kepada Vulture. "Jadi, gagasan untuk melepaskannya dan tidak tahu apakah Anda akan mendapatkannya kembali lagi atau tidak adalah semacam bertentangan dengan cara kita terhubung."

Namun walau bagaimanapun juga, itu semua tak lepas dari konsep bisnis. Ketika tanggapan terhadap suatu film memuaskan maka naluri yang ada adalah bagaimana mengembangkan itu.

"Dari sudut pandang yang sedikit lebih sinis, ini adalah bisnis. Dan jika Anda membuat beberapa film Marvel yang hebat, nalurinya adalah, 'Kita perlu membuat lebih banyak film Marvel, dan kita perlu memperluas ini'," katanya melanjutkan. "Dan saya memiliki perasaan batin seperti, 'Wow, saya berharap mereka menghasilkan lebih sedikit karena itu akan membuat setiap film yang keluar sedikit lebih istimewa."

Tidak seperti banyak kritikus MCU profil tinggi lainnya, seperti sutradara terkenal Martin Scorsese yang menyamakan film dengan wahana taman hiburan yang bertentangan dengan bioskop nyata, Lindelof adalah penggemar waralaba MCU. "Tapi saya menonton semuanya. Semuanya," paparnya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Artikel Terkait