Maudy Ayunda menegaskan sosoknya bukan sekedar istri bucin. Ia tetap bisa enjoy dengan hobi hiking ditemani grup kawan-kawannya serta membagikan tips untuk menikmati hidup.
- Ria Susilo Wardhani
- Senin, 10 Oktober 2022 - 15:23 WIB
WowKeren - Maudy Ayunda tak melulu memamerkan kebucinan bersama sang suami, Jesse Choi. Ia justru agaknya menjalani healthy relationship bersama Jesse.
Alih-alih berlebihan mengumbar kemesraan dengan Jesse, Maudy sesekali justru membagikan momen seru bareng kawan-kawannya. Dalam foto, Maudy terciduk hiking tanpa sosok Jesse.
Namun artis berusia 27 tahun ini tetap menebar senyuman. Ia justru memancarkan kecantikan alami dan bersemangat ketika hiking bersama kawan-kawannya. "Good day, good folks. 🍃," ujar Maudy.
Sejumlah fans tampaknya makin kagum dengan sikap Maudy yang menghargai pertemanan meski sudah menikah. Tak sedikit yang terpesona dengan tubuh Maudy yang langsing.
"Seperti tidak ada lemak yg menumpuk dalan tubuh maudy😂😂," kata netter. "Maudy cantik alami," ujar netter. "Cantik terus, heran. aura orang pinter tuh begini ya ternyata... 🔥," kata netter.
Tak cuma itu, Maudy juga memberikan tips positif untuk tetap relax demi kesehatan mental. Ia menganjurkan masyarakat untuk membagi waktu antara bekerja dan beristirahat.
"Aku mau reminder, kalau terkadang hal yang paling produktif yang bisa kamu lakukan adalah relax," kata Maudy. "Jadi kalian gak harus selalu sibuk ngelakuin ini itu untuk ngerasa produktif karena penting banget untuk istirahat dan merawat dirimu untuk kesehatan fisik dan mental kalian dan memberi ruang untuk ide-ide kalian supaya bisa berkembang. Jangan lupa untuk bernafas dan mengambil waktu."
Sebelumnya, Maudy juga sempat mengangkat isu tentang kesehatan mental. Ia mengaku menulis jurnal untuk menghindari masalah kesehatan mental.
"Ayo menulis jurnal bersama," kata aktris berusia 27 tahun ini. "Menulis jurnal itu memotivasi dan bisa menjadi fondasi buat aku berkarya dan beraksi. Dan dari sisi mental health, itu juga menjadi proteksi agar kita tidak burn out."
Juru bicara presidensi G-20 ini juga mengungkap kalau menulis jurnal juga membuatnya lebih memahami diri sendiri. "Pada saat aku menuliskan perasaan-perasaan aku, i just feel more connected dan aku merasa lebih mengerti diri aku dan karena itu walaupun ada masalah apapun, kalaupun lagi down, aku tetap merasa kalau aku bisa, you know, face it all gitu. Karena kadang-kadang dengan semua hal yang terjadi selama pandemi ini, kayak anxiety dan ketidakjelasan situasi itu kan sebenarnya we're always thinking about the future, the past, whenever present, also anything that bring me to the present moment really helps, including journaling," katanya.
(wk/riaw)