Katy Perry Hadapi Tuduhan Pelecehan di Tengah Hubungan dengan Justin Trudeau
TMDB (Merged)/themoviedb.org
Selebriti

Katy Perry diguncang tuduhan pelecehan masa lalu yang berdampak pada hubungannya dengan Justin Trudeau.

WowKeren - Katy Perry kini tengah menghadapi serangkaian tuduhan pelecehan seksual dari masa lalunya yang menguji hubungan romantisnya dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau. Tuduhan ini muncul setelah Perry bertransformasi dari sosok penyanyi nyentrik menjadi bagian dari kalangan elit, berteman dengan miliarder dan tokoh penting lainnya.

Di masa lalu, Katy Perry dikenal dengan gaya uniknya yang berani, mulai dari lagu terkenalnya 'I Kissed a Girl' hingga penampilannya yang mencolok saat manggung. Namun, saat ini, ia lebih sering terlihat bergaul dengan orang-orang berpengaruh, termasuk Jeff Bezos dan menghadiri acara-acara penting bersama Trudeau.

Namun, berbagai tudingan miring kembali muncul, salah satunya adalah tuduhan dari Ruby Rose yang mengklaim bahwa Perry pernah melakukan pelecehan seksual terhadapnya pada tahun 2010. Selain itu, kembali viralnya klip wawancara Anna Kendrick dari tahun 2014 yang menunjukkan Kendrick berbicara tentang pengalaman tidak nyaman dengan Perry turut menambah beban dalam hubungan mereka.

Seorang ahli musik yang pernah bekerja dengan Perry menilai tuduhan ini sangat merugikan, menyatakan bahwa “Kita diminta untuk mempercayai semua wanita, tetapi Katy terus-menerus direndahkan dan kini diadili secara online atas klaim-klaim yang menyakitkan ini.”


Sumber dari kalangan sosialita di Kanada pun mengungkapkan bahwa situasi ini menjadi tantangan besar bagi hubungan Perry dan Trudeau. Mereka mengakui bahwa meski keduanya menikmati hubungan mereka, tuduhan-tuduhan ini mungkin dapat menciptakan situasi canggung, terutama bagi Trudeau yang dikenal sebagai pendukung kesetaraan gender.

“Justin dikenal sebagai perdana menteri yang pro-perempuan. Dia memiliki kesetaraan gender di kabinetnya yang dapat membuat hubungan mereka menjadi rumit,” ungkap sumber tersebut.

Perry sendiri telah membantah tuduhan yang diajukan Ruby Rose, menyebutnya sebagai “tidak hanya sepenuhnya salah, tetapi juga kebohongan yang berbahaya dan sembrono.” Ia menambahkan bahwa Rose memiliki sejarah tuduhan publik yang sering kali tidak terbukti kebenarannya.

Pada tanggal 16 April, Kepolisian Australia mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan terkait tuduhan yang diajukan oleh Ruby Rose. Insiden yang dilaporkan terjadi di Melbourne pada tahun 2010 kini tengah ditangani oleh Tim Investigasi Pelanggaran Seksual dan Pelecehan Anak Melbourne (SOCIT). Namun, pihak kepolisian menolak memberikan komentar lebih lanjut karena penyelidikan masih berlangsung.

Orang-orang di sekitar Perry khawatir bahwa dampak dari tuduhan tersebut dapat menghancurkan kariernya yang telah dibangun dengan keras. “Siapa pun dapat mengatakan apa saja, dan Anda bahkan tidak perlu dinyatakan bersalah agar reputasi Anda rusak. Itulah yang menyedihkan,” ungkap seorang sumber dari industri musik.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait