Nurhasan yang juga merupakan pemimpin Padepokan Tunggal Jati Nusantara ditetapkan sebagai tersangka usai pihak kepolisian melakukan dua kali gelar perkara. Ia dinyatatakan terbukti melakukan tindak pidana..
Nur Hasan dijemput pihak Polres Jember di Rumah Sakit Daerah dr Soebandi setelah dokter menyatakan kondisinya membaik dan diizinkan pulang. Mereka tiba di Polres Jember pada Selasa (15/2) pukul 13.31 WIB.
Pascakejadian ritual di Pantai Payangan, Jember, yang menewaskan 11 orang akibat tenggelam, kini muncul cerita dari warga mengenai sosok pimpinan padepokan.
Kejadian ritual yang berujung pada tenggelamnya 11 orang di Pantai Payangan, Jember, itu memicu sorotan publik. Atas hal ini, BMKG pun menyampaikan mitigasi bencana.
Sementara itu, pimpinan kelompok Tunggal Jati Nusantara yang bernama Nurhasan masih belum bisa dimintai keterangan oleh polisi lantaran masih dirawat di rumah sakit.
Guru spirutual dari Padepokan Tunggal Jati Nusantara berhasil selamat dari tragedi ritual maut di Pantai Payangan. Sayangnya, hingga kini guru spiritual itu belum bisa diperiksa.
Kepergian anggota polisi bernama Bripda Febriyan Duwi yang bertugas di Polsek Pujer itu masih belum bisa dipercaya oleh istrinya, Diana. Mendiang Bripda Fenriyan dan Diana sendiri baru saja menikah satu tahun lalu.
Pasutri bernama Syaiful Bahri dan Sri Wahyuni Komariyah menjadi korban ritual maut di pantai Payangan. Sebelum tragedi itu terjadi, Sri Wahyuni rupanya sempat menyampaikan hal unik kepada mertuanya, Painah.
Menurut juru kunci makam Bukit Samboja, Saladin, rombongan tersebut tiba di lokasi pada Sabtu (12/2) sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka mulai melakukan ritual pada pukul 00.00 WIB.
Petaka menimpa jemaah Padepokan Tunggal Jati Nusantara saat melakukan ritual di Pantai Payangan, Jember. Sejumlah jemaah yang berpartisipasi terseret ombak hingga menyebabkan 10 orang tewas.