Suka Emosian? Begini Cara Mudah Redam Amarah Biar Hidupmu Nggak Drama
SerbaSerbi

Sering marah-marah nggak jelas? Ini cara murah meredam amarah biar duniamu semakin lebih baik.

WowKeren - Video Dora Natalia Singarimbun yang mengamuk menjadi viral dan perbincangan hangat di masyarakat. Ibu berjilbab itu seakan menumpahkan emosinya dan menarik-narik pak polisi. Kontan saja aksi itu menyebabkan macet. Siapapun yang penasaran perihal kemacetan itu, segera merekam dan mengunggahnya ke media sosial.

Jika kejadian serupa juga terjadi pada diri kamu, apa yang bisa dilakukan untuk meredakan amarah yang memuncak. Cara ini ampuh agar kamu nggak ngamuk-ngamuk nggak jelas. Direkam orang lain dan disebarkan ke media sosial. Berikut cara meredam amarah biar nggak mudah emosian:

Diam

Ketika seseorang sedang marah, sel-sel saraf akan bunuh diri. Jika sering lihat berita, terpampang jelas nggak sedikit orang yang melakukan tindakan konyol ketika sedang emosi. Saat sedang marah kamu akan menciptakan suasana yang memanas dengan nada-nada yang tinggi.

Mungkin kamu pernah dengar kalimat yang berbunyi, "Ketika marah, kamu hitung angka dari 10 sebelum berbicara. Namun jika sudah terlalu marah, hitung dari seratus." Hal ini menunjukan betapa bergunanya diam ketika sedang berada di situasi ini.

Acuh

Di dunia ini, kamu akan selalu menemukan orang-orang yang menyukaimu atau sebaliknya. Kamu nggak bisa menentukan bagaimana orang lain beraksi atas kamu. Sebaik apapun yang kamu lakukan, akan selalu ada kesalahan yang terlihat.

Namun apa jadinya jika orang lain membuatmu emosi? Hal yang pertama kamu lakukan adalah dengan intropeksi dan perbaiki hubungan. Namun bila usaha itu sudah nggak berfungsi, kamu dapat mulai dengan bersikap acuh kepada orang-orang yang ingin membuat marah.

Belajar Toleransi

Kamu nggak akan pernah tahu apa yang telah terjadi pada orang lain. Misalnya seseorang yang selalu buruk di matamu. Bisa saja suatu ketika kamu membutuhkan bantuannya. Karena kepepet, dia pun berbaik hati memberikan bantuan.

Namun nggak semudah itu kamu bisa menilai orang lain. Sama seperti orang lain atau mungkin diri kamu sendiri yang sering terpancing emosi karena ukuran masalah dari hal sepele hingga besar. Mulai saat ini, kamu harus belajar bertoleransi menghadapi orang-orang yang menyebalkan terutama yang memancing amarahmu.

Jangan Menyimpan Amarah

Sifat dendam dan dengki akan membuat kamu terus memegang kebencian dan amarah. Hal ini akan lebih sakit karena hatimu yang terkecam dengan amarah yang terus menerus. Apa enaknya sih memendam amrah dan dendam pada orang lain?

Ketika harus berkomunikasi dengan orang-orang yang memang labil dan nggak dapat mengontrol emosinya, kamu lebih baik memaafkan dan merelakannya. Adapun hal yang membuatmu terus berkomunikasi dengan seseorang yang emosionalnya tingkat tinggi, kamu harus mulai profesional.


Introspeksi

Introspeksi adalah sesuatu yang sering orang lakukan karena paling gampang. Selain itu kamu juga perlu meninjau dari berbagai sudut permasalahan. Jangan hanya bisa menyalahkan orang lain. Membuka pikiran adalah salah satu cara kamu melatih tingkat kedewasaan.

Dengan cara mengintrospeksi diri sendiri nggak akan terlalu sulit daripada mengoreksi kesalahan orang lain. Toh mengorek-orek kesalahan biasanya malah membuatmu lebih emosi. Luangkan 10-30 menit untuk mengaca dan mulailah intropeksi. Jika salah, segera meminta maaf. Jika memang benar, coba mulai rundingkan dan ambil jalan keluarnya.

Meditasi

Siapa sangka meditasi akan membuat kamu lebih bisa mengontrol diri. Dengan bermeditasi, kamu dapat mengendalikan hasrat negatif dari dalam diri. Kamu dapat melakukan rutinitas meditasi mulai sekarang saat pagi atau sebelum tidur.

Cobalah bangun lebih pagi untuk bisa meluangkan waktu untuk bermeditasi. Jangan ketiduran. Kalau yang satu ini kebiasaan yang salah. Meditasi yang baik dapat memberikan dampak yang bagus untuk kamu. Apalagi bila dilakukan secara rutin.

Curhat

Sesi curhat akan selalu ada di tengah masalah. Entah masalah sudah tuntas, sedang atau bahkan belum terjadi. Mendengarkan pengalaman di masa lalu tentu akan membuatmu akan lebih menjaga diri dari hal-hal yang nggak diinginkan.

Curhat adalah ajang yang sangat penting. Namun kamu lebih baik curhat ke orang yang tepat. Nggak mungkin kan kamu di olok-olok teman karena curhat ini-itu. Cobalah curhat ke orang yang tepat yang dapat memberi solusi terbaik. Jika masalah yang dihadapi sangat berat, kamu dapat gunakan jasa psikiater untuk mencari solusi terbaik.

Pikirkan Solusi Singkat

Setiap masalah tentu akan ada solusinya. Jika sudah terlanjur dimarahi lebih baik kamu tahan emosi. Menyendiri untuk beberapa saat dan pikirkan solusi singkat. Lakukan hal ini jika kamu menemukan beberapa masalah.

Ketika dalam permasalahan yang berat, coba pikirkan cara penyelesaian. Namun bila nggak menemukan jawaban, sebaiknya pikirkan hal lain. Kamu bisa singkir itu untuk sementara dan lakukan aktivitas lain. Mungkin saja ketika beraktivitas lain, kamu akan mendapat jawaban itu.

Energi buruk itu lebih mudah mempengaruhi orang lain dari yang baik. Alangkah lebih baik bila mulai sekarang emosi dan amarah secara perlahan bisa diredam. Agar hidupmu menjadi lebih baik. Hubungan dengan orang lain pun baik-baik saja.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait