Rayakan Hari Ibu, Intip Sejarah di Beberapa Negara dan Tradisinya
SerbaSerbi

Beda negara beda pula tanggal perayaan hari ibu. Berikut perayaan hari ibu di negara lain.

WowKeren - Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember dirayakan dengan berbagai hal. Ada yang ramai di media sosial dengan mengunggah foto bersama ibu. Nggak lupa dengan caption mengucapkan Hari Ibu. Hashtag Hari Ibu pun ramai dipakai di Twitter dan Instagram sebagai ucapan terima kasih pada ibu selaku orangtua yang telah mengandung, melahirkan dan merawat hingga besar.

Lain ladang lain ilalang. Di negara lain, Hari Ibu dirayakan pada tanggal berbeda dan tradisi yang nggak kalah menarik. Tentu saja hal itu disesuaikan dengan adat istiadat. Berikut beberapa perayaan Hari Ibu di negara lain sesuai dengan tradisi masing-masing:

Jepang

Negara yang dikenal dengan kuliner ramen Sapporo-nya ini memiliki sebutan lain untuk memperingati Hari Ibu, yakni "Hana no hi." Biasanya di Jepang, perayaan Hari Ibu jatuh setiap minggu kedua di bulan Mei. Perayaan tesebut pun sama dengan beberapa negara lain seperti Malaysia, Taiwan, Hongkong, Australia, Kanada, Jerman, Italia dan negara lainnya.

Nggak berbeda dengan Indonesia, dalam merayakan Hari Ibu masyarakat di Jepang biasanya memberikan hadiah berupa kartu ucapan, cokelat, bunga dan handicraft. Selain itu, anyelir dan mawar adalah hadiah utama dan spesial di Hari Ibu atau Ha No Hi. Sang anak biasanya bangun lebih awal dan menyambut ibu mereka dengan 'Haha no Hi!' (Selamat Hari Ibu!). Bunga-bunga ini melambangkan cinta kasih dan loyalitas.

Timur Tengah

Hari Ibu di negara ini biasanya berlangsung setiap 21 Maret setiap tahun. Perayaan ini diikuti pula di negara Arab lainnya. Yang pertama kali mencanangkan Hari Ibu di Timur Tengah adalah seorang jurnalis Mesir bernama Mustafa Amin pada 21 Maret 1956.

Berawal dari cerita seorang single parent yang berhasil membesarkan anaknya hingga menjadi seorang dokter. Nahasnya, setelah sukses sang anak malah meninggalkan ibunya tanpa rasa terima kasih. Dari situlah Mustafa merasa perlu adanya peringatan Hari Ibu di negaranya.

Yunani

Masyarakat di negara Yunani saat musim semi biasanya merayakan Hari Ibu. Uniknya, masyarakat di negara ini akan memberikan berbagai macam hadiah yang terbuat dari madu seperti bunga, makanan dan minuman. Hadiah tersebut nantinya akan diberikan untuk Rhea atau ibu dari segala Dewa. Persembahan itu akan diberikan ketika fajar mulai terbit.

Peringatan Hari Ibu merupakan salah satu bentuk ucapan terima kasih dari anak untuk seorang ibu yang telah melahirkan, membesarkannya dan mendidik secara baik. Walaupun peringatan Hari Ibu berbeda-beda tanggal perayaannya di setiap negara tapi bagi para anak di dunia setiap hari bagi mereka merupakan Hari Ibu.

Nepal

Di Nepal, Hari Ibu dikenal sebagai Mata Tirtha Aunsi dan jatuh pada sekitar bulan April atau Mei, menurut kalender Lunar. Keluarga dan anak-anak berkumpul untuk merayakan Hari Ibu dengan berbagai hadiah. Untuk mengenang jasa ibu yang sudah meninggal, keluarga memiliki tradisi berziarah ke Mata Tirtha Pond.

Mereka memercayai bahwa orang yang mandi di sana akan mendatangkan keselamatan bagi orang yang meninggal dan membawa kemakmuran bagi keluarga mereka. Setiap Hari Ibu warga Nepal akan merayakan bersama keluarga besar dan menerima berkat bersama. Kepercayaan ini dianut hingga sekarang.


Bolivia

Setiap ibu adalah pahlawan bagi setiap anak. Berakar dari Dia de la Madre, seorang pahlawan Bolivia yang berjuang untuk memerdekakan negaranya pada 1812. Di sebuah kota kecil bernama Cochabamba, ratusan wanita berusaha melindungi anak mereka dari invasi Spanyol dengan menaiki San Sebastian Hill kala itu.

Dalam memperingati keberanian para wanita dan sang pahlawan, Hari Ibu dirayakan setiap 27 Mei dengan pemberian hadiah. Tentu saja hadiah yang diberikan pada ibu bisa mengikuti apapun yang sedang para ibu suka. Semakin dekat dengan ibu masing-masing, hadiah itu akan terasa berharga.

Inggris

Di Inggris, Hari Ibu lebih dikenal sebagai Mothering Sunday. Dirayakan setiap hari Minggu tiga minggu sebelum Hari Paskah. Hari spesial ini biasanya jatuh di pertengahan Maret atau awal April. Di hari ini anak-anak pergi ke gereja terdekat dengan tempat tinggal Ibunya.

Sejarah awalnya, dulu banyak anak-anak yang merantau ke kota lain untuk bekerja di usia yang sangat muda. Karena itu, Mothering Sunday menjadi momen sekali setahun saat anak-anak pulang dan keluarga berkumpul lagi. Filosofi ini masih dipegang hingga saat ini. Pada momen Mothering Sunday, para pekerja diperbolehkan libur untuk mengunjungi orang tua. Permen, cokelat, dan bunga menjadi hadiah yang akan diberikan kepada sang Ibu.

Thailand

Wan Mae atau Hari Ibu di Thailand jatuh pada 12 Agustus, yang mana bertepatan dengan ulang tahun Ratu Srikit. Ia disebut sebagai ratu dari semua Ibu untuk masyarakat Thailand. Lampu berlapis emas, dekorasi mewah, parade ceria di kota besar, begitulah semarak Hari Ibu dirayakan.

Diawali tahun 1970-an, perdana menteri berniat memperkenalkan keluarga kerajaan kepada rakyat. Maka dipilihlah hari kelahiran sang Ratu Thailand, Qeen Shirikit sebagai hari ibu, yaitu 12 Oktober. Selain dirayakan secara personal antara Ibu dan Anak, Hari Ibu di Thailand juga dirayakan secara nasional dengan pagelaran konser dan parade.

Perayaaan hari ibu diawali dengan memberikan sedekah kepada rahib atau biarawan. Kemudian sang anak mengekspresikan kasih kepada Ibu dengan memberikan bunga melati yang dianggap sebagai tanda sucinya kasih ibu. Selain ada hari Ibu, di Thailand ada juga hari Ayah lho. Tentu saja jika Hari Ibu diambil dari tanggal lahir ratu maka Hari Ayah diambil dari hari lahir sang raja.

Indonesia

Penetapan hari ibu di Indonesia diawali oleh Kongres Wanita ke-3 yang dilakukan di Bandung pada tanggal 22 Desember 1938. Pada masa itu pergerakan Indonesia memang sedang giat-giatnya. Jadi wanita Indonesia juga nggak mau kalah dan menjadikan momen Hari Ibu sebagai penjaga semangat kebangkitan wanita Indonesia. Hal ini berhasil diciptakan agar bisa bergerak sebagaimana pria.

Tanggal ini kemudian ditetapkan oleh Presiden Soekarno dengan Dekrit Presiden no 316 tahun 1959 maka resmilah 22 Desember sebagai Hari Ibu nasional. Seperti yang diketahui, perayaan Hari Ibu di Indonesia lebih bersifat personal. Nggak ada acara yang sudah pasti ada. Masing-masing anak mengungkapkan cintanya kepada Ibu dengan berbagai cara. Ada yang memberi hadiah, memberi kejutan, mengucapkan selamat diiringi doa. Biar kekinian ada juga yang mengucapkan selamat di media sosial.

Meskipun dirayakan di tanggal-tanggal berbeda, semangat peringatan Hari Ibu tetaplah sama. Sebuah momen pernghargaan terhadap wanita yang sudah membawa kita ke dunia dan melakukan banyak hal untuk membuat bahagia. Semeriah apapun peringatan Hari Ibu, memang nggak akan mampu membalas jasanya. Tapi tetap saja. Selamat Hari Ibu, Ibu!

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait