Dituduh Curi Informasi Pribadi Donald Trump, Rusia Keluarkan Bantahan
Dunia

Ini bantahan pihak Rusia atas tudingan peretasan dan juga dokumen pribadi Donald Trump.

WowKeren - Isu peretasan yang dilakukan Rusia berbuntut panjang. Bahkan baru-baru ini beredar dokumen berisi informasi pribadi Donald Trump yang kabarnya dikumpulkan oleh pihak Rusia.

Menanggapi hal tersebut, Rusia akhirnya buka suara. Wakil Kepala Administrasi Kepresidenan Rusia, Dmitry Pesko membantah tuduhan tersebut dan mengatakan jika kabar tersebut tidak sesuai dengan fakta.

"Kremlin tidak pernah memiliki dokumen atau informasi pribadi Trump, kabar ini tidak sesuai dengan fakta dan hanya fiksi belaka," ujar Pesko.


Tidak hanya itu, dalam kesempatan yang sama Pesko juga membantah jika Rusia juga mengumpulkan informasi terkait Hillary Clinton. "Kami tidak mungkin melakukan hal tersebut, Kremlin dan Presiden Rusia memiliki niat baik untuk membangun kerja sama dengan negara sahabat," imbuhnya.

Seperti diketahui belakangan ini muncul isu yang menyebutkan jika Rusia melakukan penyadapan pada Donald Trump. Dari upaya tersebut mereka berhasil mendapatkan informasi pribadi Presiden Terpilih Amerika Serikat tersebut yang cukup memalukan.

Isu peretasan yang dilakukan Rusia sendiri sempat membuat banyak pihak meradang. Bahkan Presiden Obama beberapa waktu lalu telah mengusir sejumlah diplomat Rusia untuk kembali ke negaranya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait