Beginilah reaksi penggemar melihat sikap Taylor Swift yang pasif terhadap pemerintahan Donald Trump.
- Tim WowKeren
- Rabu, 01 Februari 2017 - 16:36 WIB
WowKeren - Taylor Swift kembali mengecewakan para penggemarnya. Di saat para selebriti ramai menyuarakan sikap oposisinya terhadap kebijakan Donald Trump mengenai pelarangan imigran masuk Amerika Serikat, Swift nampak pasif.
Mengutip Cosmopolitan, Swift malah memilih mempromosikan single duetnya bersama Zayn Malik di akun Twitter. Sejak 27 sampai 29 Januari, pelantun "Shake It Off" itu sibuk membagikan video klip dan behind the scene "I Don't Wanna Live Forever".
Tak banyak kata, Swift hanya menyertakan keterangan #idontwannaliveforever #fiftyshadesdarker dalam postingan videonya. Alih-alih mendapatkan pujian, Swift malah mendapatkan serangan dari para netizen.
Mereka berbondong-bondong menyalahkan sikap Swift yang tidak menggunakan media sosialnya untuk menyerukan pendapatnya soal Presiden Donald Trump. Padahal sahabatnya, Gigi Hadid dan Bella Hadid turun langsung ke jalan bersama para demostran lainnya. Inilah yang membuat para penggemarnya menjadi heran mengapa Tay Tay tidak berkomentar apapun.
"Taylor Swift, tolong gunakan suaramu. Gunakan platformmu. aku mencintaimu. Aku percaya padamu. Tolong," ujar seorang fans. Pilihan Swift ini pun menimbulkan perdebatan di antara para penggemarnya.
"Mengapa ia harus mencuit hal itu? Itu tidak membuat sebuah perubahan. Aku menyukai Tay tapi ia bukan Tuhan," bela seorang netter. Lalu ada yang membandingkan Swift dengan Kim Kardashian yang juga memiliki pendukung banyak di Twitter. "Kim mencuitkan tentang pelarangan muslim. Aku tidak sedang menampar Swift," sahut netizen lainnya.
Sebenarnya ini bukan pertama kalinya, Swift sebelumnya kena semprot netter karena tidak ikut aksi Woman's March. Namun ia sudah menunjukkan dukungannya lewat Twitter. Hanya saja, para penggemarnya tidak bisa menerima sikap sang diva pop ini.
(wk/)