Kerap Tuai Kontroversi, Ajakan Bunuh Donald Trump Ramai di Twitter
Dunia

Apa tindakan pengawal secret service mengetahui banyaknya netter yang menginginkan Trump dibunuh?

WowKeren - Donald Trump memang kerap kali menuai kontroversi sejak masih dicalonkan hingga terpilih sebagai Presiden AS. Apalagi pengusaha yang politisi ini memang beberapa kali membuat statement yang menuai kecaman.

Hal itu tentunya membuat banyak orang yang tak suka bahkan membencinya. Tidak hanya itu, baru-baru ini bahkan ajakan untuk membunuh Trump banyak disuarakan di Twitter.

Sejak dilantik beberapa waktu lalu, postingan yang menginginkan Trump mati semakin banyak di Twitter. Apalagi baru-baru ini, ia kembali menuai kecaman setelah mengeluarkan kebijakan yang melarang imigran dan pengungsi muslim dari sejumlah negara.


"Aku lelah Trump menjadi presiden, bisakah seseorang membunuhnya sekarang?" tulis salah satu netter. "Seseorang harus membuat tim dan menghabisi Trump," imbuh lainnya.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Dataminr terungkap jika kicauan yang menginginkan kematian Trump berjumlah sekitar 12000 postingan. Banyaknya cuitan itu membuat Secret Service yang bertugas melindungi Trump bertindak.

Kabarnya mereka telah menangkap seseorang wanita asal Kentucky, AS karena postingannya yang menginginkan seseorang membunuh Trump. Tidak hanya itu, seorang pria Zachary Benton asal Ohio juga diamankan atas tudingan mengancam presiden.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait