Menakjubkan, Ternyata Manusia Masih Bisa Sadar Meskipun Fisiknya Sudah Meninggal
SerbaSerbi

Saat sudah dinyatakan mati, manusia ternyata bisa saja merasakan apa yang dialaminya saat itu, apa alasannya?

WowKeren - Secara klinis kita tahu kalau kematian adalah suatu keadaan saat jantung kita berhenti berdetak. Bukan hanya itu, peredaran darah juga akan berhenti, kita tidak bernapas dan otak kita akan mengalami kematian.

Tahukah kamu kalau secara filosofis, definisi kematian itu bergantung pada hal yang lain? Ya, definisi kematian secara klinis dan filosofis mungkin masih sama selama 50 tahun yang lalu, sampai ditemukan adanya CPR.


Pada saat sekarang, jantung seseorang bisa saja berhenti dan dinyatakan mati. Akan tetapi, mereka bisa saja kembali. Kok bisa?

Tindakan penyelamatan pada kematian saat ini bisa menambah pemahaman kita mengenai apa sesungguhnya arti dari mati. Tentu saja hal tersebut hanya dinilai dari segi ilmiah karena tidak ada orang mati yang kembali dan menjelaskan semuanya.

Selama ini kita memahami bahwa kesadaran akan mati bersama dengan tubuh kita. Akan tetapi, selama beberapa tahun terakhir, para ilmuwan telah melihat bukti tentang keadaan kita usai mati. Menurut mereka, sel-sel otak masih butuh waktu berhari-hari, dan mungkin berpotensi lama, untuk mencapai titik masa lalu yang sudah terlalu jauh untuk bisa hidup kembali.

Hal tersebut bukan berarti kamu tidak akan mati. Jika mati, kamu akan tetap mati. Hanya saja, sel otak milikmu tidak langsung ikut mati juga.

"Apa yang menarik adalah bahwa ada saatnya, setelah saya dan Anda mati, sel-sel dalam tubuh kita mulai bertahap menuju proses kematian mereka sendiri," ujar Dr. Sam Parnia, direktur penelitian kritis dan resusitasi di Pusat Kesehatan New York, Universitas Langone. "Saya tidak mengatakan bahwa otak masih bekerja, atau sebgian dari Anda masih bekerja begitu Anda meninggal. Akan tetapi, sel tidak langsung beralih dari hidup ke mati. Sebenarnya, sel-sel jauh lebih tahan terjadap jantung yang berhenti daripada yang biasa kita pahami."

Pernyataan Dokter Sam tersebut memberikan penjelasan bahwa kita bisa saja masih sadar meskipun jantung kita berhenti. Menurut Dokter Sam, saat pasien mengalami gagal jantung, ia masih bisa merasakan saat dokter melakukan pertolongan padanya.

Beberapa cerita dari orang yang selamat dari kematian pun menunjukkan tema yang serupa. Kebanyakan dari mereka melihat lampu yang terang, tokoh pembimbing baik hati dan kelegaan dari rasa sakit fisik. Itu membuktikan bahwa meskipun jantung kita berhenti, otak dan tubuh kita mati, kesadaran mungkin tidak mati, setidaknya tidak langsung mati.

You can share this post!

Related Posts
Loading...