Rongsokan Poci Teh Ini Berhasil Dilelang Seharga Rp 9 Miliar
SerbaSerbi

Poci teh tersebut dianggap sudah tidak berguna lagi, siapa sangka fakta di balik poci ini sangat mengejutkan.

WowKeren - Punya poci teh bekas berbahan porselen di rumah? Jangan buru-buru dibuang dulu! Kalau kamu beruntung, kisahmu bisa jadi berujung seperti seorang pengoleksi barang antik ini.

Tahun lalu, seorang pengoleksi barang antik membeli sebuah poci teh yang sudah kehilangan tutupnya. Tidak hanya itu, gagang poci teh ini pun sudah patah. Merasa sudah tidak bisa digunakan, penjual poci teh ini hanya memberikan harga Rp 250 ribu saja.

Sehabis melekatkan kembali gagang poci teh ini dengan lem, pengoleksi barang antik tersebut membawanya ke sebuah pelelangan. Ia berpikir kalau poci teh ini hanyalah barang antik biasa.

Usai menerima poci teh tersebut, seorang ahli di pelelangan bernama Clare Durham menduga itu bukanlah poci teh biasa. Menurutnya, bahan porselen itu tidak berasal dari Inggris. Setelah melalui berbagai penelitian, Durham merasa sangat terkejut. Ternyata poci teh ini adalah benda yang sangat langka.


Poci teh berwarna putih dan bercorak biru ini dinyatakan sebagai satu dari beberapa porselen yang pernah dibuat di Amerika 250 tahun silam. Poci teh tersebut merupakan karya dari seorang ekspatriat Inggris bernama John Bartlam.

Diduga, poci teh ini dibuat Bartlam di pabriknya di California Selatan dan dibawa ke Inggris pada tahun 1769. Mengetahui kenyataan ini, vendor pelelangan tersebut merasa sangat senang. Pihaknya mengabarkan pada pengoleksi barang antik tersebut bahwa poci teh miliknya mungkin akan terjual dengan kisaran harga Rp 300 sampai Rp 800 juta.

Akan tetapi, siapa yang menyangka, harga penawaran poci teh unik ini terus beranjak naik. Akhirnya, setelah diketok palu, poci teh buatan Bartlam tersebut berhasil terjual dengan harga Rp 9 miliar. Bahkan, kalau tutup poci teh ini ditemukan, benda itu bisa dijual dengan harga yang sama dengan poci tehnya.

Pembeli poci ini adalah seorang pemilik Museum Seni Metropolitan di New York. Ia tidak menyangka bisa menemukan barang yang sangat unik dan satu-satunya yang ada di dunia tersebut. Menurutnya, penemuan porselen pertama di Amerika ini sangat berarti bagi museumnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait