Bantah Cari Sensasi, Ahmad Dhani Ingin Jual Rumah 60 Miliar Karena Sepi dan Terkesan 'Berhantu'
Selebriti

Dhani mengungkap kalau rumah itu terlalu besar dan terkesan berhantu lantaran Al El dan Dul tak lagi tinggal di sana.

WowKeren - Ahmad Dhani sempat disindir haters soal rencananya menjual rumah di Pondok Indah, Jakarta. Lantaran penjualan rumah tersebut batal, haters menganggap Dhani cuma mencari sensasi.

Terkait kabar tersebut, Dhani menegaskan kalau ia memang punya niatan menjual rumahnya yang besar dan mewah itu. Pasalnya anak-anak Dhani yakni Al Ghazali, El Rumi dan Dul Jaelani sudah tak menempati rumah tersebut.


Akibatnya, rumah Dhani yang terdiri dari 3 lantai itu jadi sepi hingga menimbulkan imej berhantu. Ia juga merasa rumah itu terlalu besar untuk hanya dihuni dirinya, Mulan Jameela, Safeea dan Baby R. Inilah yang membuat Dhani berniat menjual rumahnya.

"Rumah saya itu kan saya buat untuk Al, El, Dul. Terus ada anak baru Safeea. Al. El, Dul kan sudah tidak tinggal di rumah situ lagi kan. Akhirnya rumah itu terlalu besar buat saya, kegedean buat saya," kata bos RCM ini. "Lantai tiga akhirnya nggak ada yang ninggalin. Rumah sebelah yang bekas El dan Dul kecil-kecil juga sudah enggak ada yang ninggalin juga. Jadi kayak rumah hantu."

Dhani juga mengaku saat ini ia menempati kamar Al. "Di lantai 3 juga akhirnya saya turun ke lantai dua kamarnya Al, akhirnya saya tidur sekarang di kamar Al," katanya.

Dhani menambahkan kalau rumahnya itu memiliki nilai yang cukup tinggi. Lantaran bangunan yang besar dan tanahnya luas, rumah itu berharga Rp 60 miliar.

"Itu rumah kira-kira besarnya 1750 meter bangunannya. Itu dua surat (sertifikat)," tegasnya. "Satunya 500 meter luas tanah, surat kedua 1250 meter. Dua surat itu saja bisa (seharga) Rp 60 miliar."

Sebelumnya, mantan suami Maia Estianty ini berniat menjual rumah demi membantu kampanye Prabowo Subianto. Namun nyatanya Dhani membatalkan penjualan rumah dengan alasan yang mengundang tanda tanya. Saat itu, Dhani mengaku kalau ia tak jadi menjual rumah senilai Rp 12 miliar karena calon pembelinya memberikan dukungan pada Ahok.

"Hari ini transaksi batal gara-gara debat politik ternyata terkuak calon pembeli terus membela Ahok dalam setiap perdebatan. Padahal sudah mau sama sama ke notaris," terang Dhani. "Enggak ada masalah batal daripada dibeli Ahoker."

You can share this post!

Related Posts
Loading...