Kenapa Kentang Goreng di Restoran Cepat Saji Lebih Enak? Ini Rahasinya
Kuliner

Kentang goreng di restoran cepat saji kerap dinilai sangat lezat dan memiliki cita rasa yang berbeda karena satu hal ini.

WowKeren - Pernahkah kamu menikmati makanan-makanan yang disajikan di restoran cepat saji? Lantas, bagaimanakah pendapatmu? Disajikan dengan rasa yang sangat lezat, tak sedikit orang yang terpincut dengan makanan-makanan yang dihidangkan di beberapa restoran cepat saji.

Mulai dari makanan ringan, makanan berat, hingga makanan penutup, hampir semua memberikan rasa yang khas dan membuat kecanduan. Dari sekian banyak menu, salah satu yang hampir selalu memikat adalah sajian camilan kentang goreng mereka. Rasa gurih dan renyah saat makan kentang tersebut menjadi candu bagi sebagian orang.

Sayangnya, hal berbeda akan kamu dapatkan saat mencoba membelinya di tempat lain, apalagi saat mencoba membuatnya sendiri. Tak heran jika banyak orang merasa penasaran dengan resep seperti apa yang digunakan untuk membuat kentang goreng mereka begitu memikat.

Jika kamu salah satunya yang penasaran, kini kamu sudah bisa mendapatkan jawabannya. Dilansir dari Reader Digest, ada satu rahasia yang menjadi alasan kenapa kentang goreng di restoran cepat saji terasa begitu nikmat dan membuatmu ketagihan.


Untuk membuat kentang goreng, kentang yang segar akan dicuci, dikupas, dipotong dan dipipihkan di pabrik. Beberapa juga akan menambah beberapa bahan kimia yang bertujuan untuk membuat warna kentang tetap kuning dan beragam. Setelah itu, kentang diproses sedemikian rupa untuk dikirim ke seluruh cabang restoran cepat saji di dunia.

Terdengar biasa saja? Ya, karena memang bukan itu rahasianya. Ternyata ada satu bahan yang digunakan khusus untuk menggoreng kentang-kentang nan lezat ini. Pada tahun 1950-an, sebuah perusahaan minyak tidak bisa menghidrogenasi minyak sayur mereka agar bisa awet saat dikirim ke seluruh dunia. Padahal, proses tersebut sangat dibutuhkan untuk membuat minyak tetap awet.

Untuk mengakalinya, akhirnya mereka menggunakan campuran minyak dan lemak sapi. Hal inilah yang membuat kentang goreng di restoran cepat saji menjadi sangat lezat dan berbeda rasa dibandingkan dengan buatan sendiri. Sayangnya, pada tahun 1980, para pendukung kesehatan mengkritik seberapa banyak lemak jenuh yang "buruk" tersebut ditambahkan.

Akhirnya, demi mempertahankan rasa gurih yang khas dari kentang goreng itu, restoran cepat saji menemukan solusinya. Mereka menambahkan "perasa daging alami" ke dalam minyak sayur mereka.

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait